Warga Masamba Digigit Ular Sawah 3 Meter, Begini Kondisinya Sekarang

Fuddin, warga Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba digigit ular sawah dengan panjang sekitar 3 meter pasca banjir bandang / Foto: Brimob Polda Sulsel

Terkini.id, Luwu Utara – Fuddin, warga Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba digigit ular sawah dengan panjang sekitar 3 meter pasca banjir bandang. Sehingga harus dievakuasi oleh tim penyelamat.

“Kondisi Fuddin sudah mulai membaik setelah dirawat di rumah sakit,” ungkap Pasi Ops Batalyon A Pelopor, Iptu Taufik Iskandar, Sabtu 18 Juli 2020.

Sebelumnya, regu pencari dan penyelamat (Search and Rescue) Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dikerahkan membantu proses evakuasi di lantai dua rumah Fuddin.

Fuddin mengalami luka setelah digigit ular sawah pasca banjir di bagian paha. Sehingga tidak bisa keluar dari rumahnya.

Tim SAR Gabungan Brimob Batalyon A Pelopor dan Marinir megevakuasi korban.

Menarik untuk Anda:

Hampir 30 menit proses evakuasi, hingga akhirnya Fuddin berhasil diselamatkan oleh Tim SAR Gabungan Brimob dan Marinir. Kemudian dilarikan ke IGD Rumah Sakit Hikmah dengan menggunakan ambulans.

“Sudah keluar dari rumah sakit,” kata Taufik.

Ipda Muh Fadly yang memimpin tim menuturkan, setelah menerima informasi bahwa ada salah seorang warga Kelurahan Bone yang terjebak dilantai dua rumah, Timnya langsung bergerak ke lokasi.

“Kami menerima laporan bahwa masih ada yang belum dievakuasi, korban tidak bisa berbuat apa-apa karena dalam kondisi sakit akibat dipatok ular,” ujar Fadly, Jumat 17 Juli 2020.

Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari warga bahwa disalah satu rumah di Jalan Masamba Affair ada warga yang sakit belum dievakuasi.

“Dalam kondisi sakit akibat dipatok ular,” kata Darminto.

Demi Bhakti Brimob untuk Masyarakat, dengan sigap tim gabungan langsung menuju lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Setelah mengetahui aksi evakuasi personelnya, Danyon A Pelopor AKBP Darminto menyampaikan itu adalah bukti nyata Bhakti Brimob Untuk Masyarakat. Sampai saat ini pihaknya masih melakukan evakuasi dan pembersihan di beberapa lokasi.

“Hari ini menjadi salah satu bukti Bhakti Brimob Untuk Masyarakat, terdepan dan sangat tanggap dalam segi bantuan teknis evakuasi korban. Apalagi didukung dengan fasilitas lengkap guna menunjang warga yang terkena dampak banjir yang sangat luar biasa,” kata Darminto.

Untuk mewujudkan Bhakti Brimob untuk masyarakat, selain memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai serta Batalyon A Pelopor juga mengirimkan Mobil Dapur Lapangan.

“Bertujuan memberikan pasokan makanan kepada warga yang tertimpa musibah,” tutup Darminto.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Doakan Refly Harun Ditangkap Setelah Gus Nur, Ngabalin: Biar Kalian Tahu Inilah Demokrasi

Beredar Kabar Tak Pakai Masker Sesuai SNI Didenda dan Dipenjara, Ini Faktanya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar