Makassar Terkini
Masuk

Warga Tuban Kaya Mendadak karena Proyek Pertamina, Denny Siregar: Sehat Selalu Pakde Jokowi

Terkini.id, Jakarta – Sejumlah warga desa di Tuban menjadi kaya mendadak lantaran menerima dana ganti untung dari proyek kilang minyak Pertamina. Peristiwa itu tak lepas dari sorotan influencer medsos, Denny Siregar.

Mereka mendadak menjadi miliarder usai menerima uang ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek kilang yang merupakan kerja sama antara Pertamina dan perusahaan asal Rusia, Rosneft tersebut.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban.

Karena kaya mendadak, warga pun memborong mobil. Ada yang langsung membeli 2 unit mobil, lantaran rata rata mendapat hingga Rp 8 miliar. Bahkan ada yang dapat Rp 28 miliar.

Denny Siregar, menilai, fenomena itu menunjukkan adanya kemajuan atas aksi pembebasan lahan yang dilakukan pemerintah. Karena yang terjadi adalah ganti untung, bukan ganti rugi.

Pendukung Jokowi ini pun membandingkan fenomena itu dengan saat zaman orde baru. Di mana, pembebasan lahan selalu diwarnai bentrok tentara dan warga.

“Bayangkan jaman dulu, sampe pemerintah harus bawa tentara dan bentrok dengan warga karena masalah tanah. Ya gimana warga dulu gak kesal ?

Setiap pemerintah punya proyek, makelarnya dari ujung ke ujung. Warga pemilik tanah cuman dapat tetesan saja,” tulis Denny lewat postingan faceboook.

Dia pun menceritakan, bahwa dirinya pernah satang langsung ke Tuban, Jawa Timur dan melihat mobil mobil mewah seperti Pajero dan Fortuner baru yang dikendarai oleh orang orang berpakaian khas petani.

“Iseng nanya ma teman yang tinggal disana, ‘orang Tuban sekarang kaya2 ya ?’Dia ketawa. ‘Itu karena ada pembangunan kilang minyak disini. Tanah warga dibeli berhektar2. Tau harga belinya ? Ratusan kali lipat dari harga NJOP. Tanah saudaraku yang nilainya Rp 50rb/ meter, dibeli Rp. 600rb/meter.’

Mereka terima miliaran rupiah dan langsung ditransfer ke Bank. Gak pake makelar makelaran,” tulis Denny lagi.

Dia pun memuji Presiden Jokowi yang sudah menyampaikan perihal ganti untung tersebut saat kampanye Pilpres lalu.

“Bener kata Jokowi waktu kampanye dulu. Sekarang gada yang namanya ganti rugi. Semua ganti untung.

Warga harus untung, supaya mereka sejahtera. Malah sekarang banyak warga yang nawarin tanahnya supaya dibeli pemerintah..

Kalau ada tanah yang dipake buat jalan tol, wah untung juga warga..

Keren. Itu yang bisa saya ucapkan dalam hati. Sekarang memang jarang sekali ada berita konflik lahan karena pemerintah memaksakan untuk membangun proyek disana…

Senangnya ketika keuntungan yang didapat pemerintah, mengalir juga ke warganya supaya mereka bisa menikmati..

Sehat selalu, pakde Jokowi. Teruslah bekerja untuk bangsa ini,” jelasnya.

Terkini.id, Jakarta – Sejumlah warga desa di Tuban menjadi kaya mendadak lantaran menerima dana ganti untung dari proyek kilang minyak Pertamina. Peristiwa itu tak lepas dari sorotan influencer medsos, Denny Siregar.

Mereka mendadak menjadi miliarder usai menerima uang ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek kilang yang merupakan kerja sama antara Pertamina dan perusahaan asal Rusia, Rosneft tersebut.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban. 

Karena kaya mendadak, warga pun memborong mobil. Ada yang langsung membeli 2 unit mobil, lantaran rata rata mendapat hingga Rp 8 miliar. Bahkan ada yang dapat Rp 28 miliar.

Denny Siregar, menilai, fenomena itu menunjukkan adanya kemajuan atas aksi pembebasan lahan yang dilakukan pemerintah. Karena yang terjadi adalah ganti untung, bukan ganti rugi.

Pendukung Jokowi ini pun membandingkan fenomena itu dengan saat zaman orde baru. Di mana, pembebasan lahan selalu diwarnai bentrok tentara dan warga.

“Bayangkan jaman dulu, sampe pemerintah harus bawa tentara dan bentrok dengan warga karena masalah tanah. Ya gimana warga dulu gak kesal ? 

Setiap pemerintah punya proyek, makelarnya dari ujung ke ujung. Warga pemilik tanah cuman dapat tetesan saja,” tulis Denny lewat postingan faceboook.

Dia pun menceritakan, bahwa dirinya pernah satang langsung ke Tuban, Jawa Timur dan melihat mobil mobil mewah seperti Pajero dan Fortuner baru yang dikendarai oleh orang orang berpakaian khas petani.

“Iseng nanya ma teman yang tinggal disana, ‘orang Tuban sekarang kaya2 ya ?’Dia ketawa. ‘Itu karena ada pembangunan kilang minyak disini. Tanah warga dibeli berhektar2. Tau harga belinya ? Ratusan kali lipat dari harga NJOP. Tanah saudaraku yang nilainya Rp 50rb/ meter, dibeli Rp. 600rb/meter.’

Mereka terima miliaran rupiah dan langsung ditransfer ke Bank. Gak pake makelar makelaran,” tulis Denny lagi.

Dia pun memuji Presiden Jokowi yang sudah menyampaikan perihal ganti untung tersebut saat kampanye Pilpres lalu.

“Bener kata Jokowi waktu kampanye dulu. Sekarang gada yang namanya ganti rugi. Semua ganti untung. 

Warga harus untung, supaya mereka sejahtera. Malah sekarang banyak warga yang nawarin tanahnya supaya dibeli pemerintah.. 

Kalau ada tanah yang dipake buat jalan tol, wah untung juga warga..

Keren. Itu yang bisa saya ucapkan dalam hati. Sekarang memang jarang sekali ada berita konflik lahan karena pemerintah memaksakan untuk membangun proyek disana…

Senangnya ketika keuntungan yang didapat pemerintah, mengalir juga ke warganya supaya mereka bisa menikmati..

Sehat selalu, pakde Jokowi. Teruslah bekerja untuk bangsa ini,” jelasnya.