Terkini.id, Jakarta – Moeldoko akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan dari Susilo Bambang Yudhoyono perihal isu kudeta yang ada di Partai Demokrat.
Moeldoko merasa heran mengapa ia dikaitkan dengan kasus tersebut, padahal ia mengira bahwa kasus tersebut telah selesai.
“Memang belum selesai di Demokrat? Saya pikir sudah selesai. Kan, saya enggak mengikuti,” kata Moeldoko pada Kamis 25 Februari 2021, dikutip dari JPNN.
SBY sebagai ketua Majelis Tinggi PD menyebut nama Moeldoko dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai tersebut.
SBY mengatakan istilah Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) , dan mengatakan bahwa Moeldoko terkait dengan gerakan ini.
Menanggapi hal ini, Moeldoko mengatakan bahwa jangan menekan dirinya, dia tidak tahu semacam apa situasi sekarang.
“Jadi, saya berharap jangan menekan saya. Seperti tadi saya katakan, saya tidak tahu situasi itu. Saya pesan seperti itu saja, karena saya juga punya hak seperti apa yang saya yakini,” ujar Moeldoko.
Selain itu, ia juga meminta untuk tidak mengaitkannya dengan masalah internal Partai Demokrat.
Warganet pun ramai akan kabar ini, banyak dari warganet mendukung Moeldoko karena merasa SBY terlalu melebih-lebihkan kasus ini.
Seperti akun @celes_being1704 menuliskan “Politik playing victim adalah trademark SBY” tulis akun ini.
Selain ini, ada juga akun @eedo_realman yang mendukung Moeldoko untuk tak tinggal diam perihal tudingan ini.
“Lawan Pak! Jangan dibuatkan playing victim terus-terusan! Pepo mainnya begitu,” tulis akun ini.
Bahkan ada yang mengomentari pemberitaan SBY dengan menuding SBY memfitnah jenderal bintang 4 ini.
“Setelah framing kudeta gagal, sekarang framing difitnah Jenderal bintang 4. Mantan baperan dan pakar playing victim,” komentar akun @cgtrisanjaya.
Platform Twitter beberapa hari ini diramaikan dengan isu pembahasan SBY, mulai dari Kebakaran Jenggot, SBY Panik, hingga heboh masalah Museum SBY-ANI.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
