Wasekjen Demokrat Umumkan Syarat Wajib Capres dan Cawapres: Mau Main Politik Tapi Alergi, Kan Aneh!

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Jansen Sitindaon mengumumkan sebuah pernyataan soal syarat wajib bagi calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres).

Hal tersebut dilontarkannya melalui cuitan di media sosial twitter miliknya @jansen_jsp.

Dalam cuitannya, Jansen Sitindaon Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat ini menilai keanggotaan di partai politik (parpol) seharusnya jadi syarat wajib bagi capres dan cawapres.

Baca Juga: Kuasa Hukum Bharada E Dicabut, Minta 15 Triliun, Ferdinand Hutahaean...

“Harusnya semua calon presiden dan wakil presiden itu wajib kader parpol. Dia harus jadi anggota partai politik. Masak mau main politik tapi alergi atau tidak mau jadi anggota partai politik, kan aneh,” tulis Jansen.

Jansen Sitindaon bahkan menegaskan bahwa konstitusi sudah mengatur jika capres-cawapres maju di Pilpres harus diusung oleh partai politik.

Baca Juga: Bikin Geger, Video Kaos Partai Demokrat Dibakar Beredar: Saya Kader...

“Konstitusi juga sudah mengatur capres dan wapres itu hanya bisa diusung Parpol,” lanjutnya. Dikutip dari Jpnn. Selasa, 8 Februari 2022.

Selain dari itu, Jansen juga meminta siapapun yang ingin maju di Pilpres, untuk tidak menjadi safety player.

Menurutnya, figur itu harus masuk parpol atau mendirikan parpol sendiri. 

Baca Juga: Bikin Geger, Video Kaos Partai Demokrat Dibakar Beredar: Saya Kader...

“Jadi bagi siapapun yang ingin mengejar jabatan publik dipilih (elected), ber-parpol lah! Jangan ‘safety player’ terus. Silahkan masuk parpol yang sudah ada atau sekalian anda dirikan partai politik sendiri. Biar anda tahu juga berapa beratnya membangun partai di Indonesia yang maha luas ini,” jelasnya.

Jansen menegaskan jika ingin ikut dalam kancah politik, harus menjadi anggota dan jangan sampai alergi atau pun takut menjadi anggota parpol.

“Sekali lagi sebagai penutup: ‘tidak ada logikanya mau main politik tapi alergi dan takut jadi anggota partai politik. Ingin duduk di jabatan publik dipilih yang diusung parpol, tetapi tidak mau ber-parpol’. Aturan kita ke depan harus mengarah ke sana. Kalau sekarang masih bisa silahkan saja. Salam,” pungkas Jansen.

Bagikan