Waspada Kematian Akibat Serangan Jantung Mendadak, Anak Muda Juga Rentan Kena

Waspada Kematian Akibat Serangan Jantung Mendadak, Anak Muda Juga Rentan Kena

Dzul Fiqram Nur
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kematian akibat serangan jantung mendadak bukanlah hal yang baru lagi. Bahkan, bukan hanya orang tua yang rentan terkena, melainkan anak muda.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Fadli selaku dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).

Ia mengatakan bahwa kematian jantung mendadak tidak hanya terjadi pada kelompok usia tua melainkan juga kelompok anak yang memiliki usia di bawah 40 tahun.

“Sejauh ini pasien yang datang ke rumah sakit usianya sekitar 30 hingga 40 tahun, bukan 50 tahun ke atas,” ucap Fadli dikutip dari Liputan 6 oleh terkini.id.

Kematian akibat serangan jantung sangat besar berpotensi terjadi usai seseorang melakukan olahraga, utamanya olahraga yang membutuhkan kebugaran tinggi seperti sepak bola dan renang.

Fadli kemudian menambahkan bahwa penyebab terjadinya kematian akibat serangan jantung mendadak pada usia muda biasanya karena gangguan saluran ion, kardiomiopati, dan infeksi otot jantung.

Adapun menurut Fadli, kejadian rentan pada kelompok usia tua disebabkan oleh penyakit jantung koroner, katup jantung, dan gagal jantung.

Ia mengatakan bahwa penyakit katup jantung dan gagal jantung bisa menyebabkan aliran darah yang masuk tidak dipompakan dengan baik sehingga memicu terjadinya kematian mendadak.

Fadli pun mengatakan bahwa upaya agar terhindar dari risiko kematian akibat serangan jantung mendadak adalah mengetahuinya sejak dini dengan melakukan medical check up.

Ia juga menjelaskan bahwa seseorang yang berjenis kelamin laki-laki memiliki risiko lebih besar 5 kali lipat terkena kematian akibat serangan jantung mendadak.

Adapun laki-laki dengan usia 40 tahun ke atas, adalah kelompok yang paling rentang mengalami kejadian tersebut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.