Masuk

Waspada Omicron! Indonesia Sudah Kemasukan Warga Afsel dan Hongkong?

Komentar

Terkini.id, JakartaWaspada Omicron! Indonesia sudah kemasukan warga Afsel dan Hongkong? Belum lama ini, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Organization (WHO) secara resmi memasukkan varian baru B.1.1.529 atau Omicron menjadi variant of concern atau VOC atau disebut varian yang mengkhawatirkan dari Covid-19.

Dijelaskan, varian tersebut mengandung 30 mutasi pada protein spike yang memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh manusia. Bahkan, varian ini dianggap lebih cepat penularannya dibandingkan varian sebelumnya yang juga ‘akut’, Delta.

Sejatinya, varian baru virus corona ini awalnya terdeteksi di Afrika Selatan (Afsel) lantas selanjutnya menjalar ke negara sekitar. Sekarang, malah sudah ditemukan kasus konfirmasi dari Omicron ini di negara dari benua lain seperti Eropa, tidak terkecuali di kawasan Asia.

Baca Juga: China Melaporkan Rekor Harian Baru Kasus COVID, Pembatasan Diperketat di Seluruh Negara

Sebelumnya diberitakan, Omicron telah tersebar di negara-negara seperti Botswana, Hongkong, Israel, Inggris, Italia, Jerman, Belgia, Belanda, Republik Keko, Australia, Kanada, hingga Prancis.

Dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin 29 November 2021, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin telah memastikan varian tersebut belum ditemukan di Indonesia.

“Sampai sekarang belum teramati adanya varian Omicron,” imbuh Menkes Budi.

Baca Juga: Beijing Melihat Rekor Kasus COVID-19 Saat Wabah China Meningkat

Kendati demikian, data dari Kantor Kesehatan Pelabuhan menunjukkan ada peningkatan mobilitas pelaku perjalanan luar negeri dari sejumlah negara yang terkonfirmasi, dan kemungkinan terjangkit Omicron ini.

Hal tersebut juga terungkap dalam dokumen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dibawa dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Penanganan Pandemi bertajuk ‘Menghadapi Omicron,’ Senin 29 November 2021.

Diketahui, pelaku perjalanan internasional dari Hongkong pada November2021 ini mencapai 928 orang. Hongkong sendiri menjadi wilayah pertama di luar Afrika yang menemukan kasus konfirmasi Omicron.

Selanjutnya, disusul Italia sebanyak 470 orang, Inggris 206 orang, Afrika Selatan 116 orang, Belgia 86 orang, Ceko 26 orang, Israel lima orang, dan Botswana satu orang.

Baca Juga: Beberapa Sekolah di Wilayah Beijing Ditutup Karena Kasus COVID-19 Meningkat

Di samping itu, Indonesia juga ternyata sudah kemasukan pelaku perjalanan internasional dari negara yang kemungkinan terjangkit mutasi dari varian Delta, Omicron ini sepanjang November 2021.

Pelaku perjalanan internasional dari Jerman menjadi yang terbanyak mencapai 550 orang, Belanda 494 orang, Austria 95 orang, Denmark 42 orang, dan Lesotho satu orang.

Sekadar diketahui, informasi tersebut merupakan data yang dihimpun Kantor Kesehatan Pelabuhan hingga 26 November 2021.

Data ini sendiri hanya menggambarkan seberapa besar pelaku perjalanan internasional dari negara yang kemungkinan terjangkit Omicron, dan tidak dapat dijadikan dasar yang menyatakan virus tersebut sudah berinang di Indonesia.

“Kita akan pastikan semua kantor karantina pelabuhan di darat, laut, dan udara bekerja dengan keras. Kebijakan kita semua kedatangan internasional akan kita tes PCR, kalau positif genome sequence,” tegas Budi Gunadi Sadikin.