Wow, Filatelis dan Postcrossing Sulawesi Selatan Kumpul di Gowa, Ada Apa?

Wow, Filatelis dan Postcrossing Sulawesi Selatan Kumpul di Gowa, Ada Apa?

R
MUSTARI TEPU
Redaksi

Tim Redaksi

Gowa.Terkini.id – Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) Daerah Sulawesi Selatan bersama Postcrossing Sulawesi Selatan dan Rumah Hijau Denassa mengadakan meet up bersama Celebes Postcrosser Community untuk pertama kalinya di Denassa Botanical Garden Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa pada hari Ahad, 7 November 2021. Kegiatan ini didukung oleh PT Pos Indonesia dan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan semangat dan perkembangan filateli dikalangan masyarakat Sulawesi Selatan. Tahun ini mengangkat tema “Filateli Cinta Lingkungan” dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang biasanya diperingati setiap tanggal 5 November.

Ketua PFI Sulawesi Selatan Ir. Zulfadli Samad Thahir dalam sambutan menyampaikan bahwa “Filateli  merupakan kegiatan yang berhubungan dengan prangko dan benda-benda pos lainnya”. Lebih lanjut Fadli menyampaikan bahwa prangko memiliki banyak manfaat salah satunya merupakan sarana ilmu pengetahuan termasuk pendidikan lingkungan hidup. “Alam tak hanya sekedar obat yg mampu menghilangkan setiap kesedihan atas luka hati, namun ia juga mampu memberikan kesejukan sepanjang masa, begitupun filateli yang tak  lekang oleh waktu, Filateli tak Kenal Henti” ujar Fadli lebih lanjut.

Sementara itu, Darmawan Denassa, CEO Rumah Hijau Denassa yang juga mantan Ketua PFI Sulawesi Selatan menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan para filatelis Sulawesi Selatan di Gowa. Sebagaimana diketahui Darmawan Denassa merupakan penggiat literasi dan salah satu Penerima Anugerah Kalpataru Tahun 2021 Kategori Perintis Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Darmawan merintis berdirinya Rumah Hijau Denassa (RHD) sebagai sebuah wadah pembelajaran yang memadukan kearifan lokal dan budaya Sulawesi Selatan dengan pelestarian dan penyelamatan keanekaragaman hayati yang telah berhasil menjadi model penyelamatan keanekaragaman hayati dan pengembangan ekowisata dan edukasi yang mendukung dan bersinergi dengan program-program pemerintah. Anugerah Kalpataru tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc pada tanggal 14 Oktober 2021 di Manggala Wanabakti, Jakarta.

“Anugerah Kalpataru tersebut sangat berarti bagi kami, Pemerintah menganugerahkan sekalipun tidak pernah saya minta. Pengabdian pada lingkungan adalah hal yang utama dan wajib bagi semua makhluk Tuhan termasuk saya” ujar Denassa saat memperlihatkan Anugerah Kalpataru yang diterima.   

Baca Juga

Sementara itu, Kepala P3E Sulawesi dan Maluku Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si sebagai pembicara kunci menyampaikan bahwa pentingnya menghargai lingkungan termasuk flora dan fauna yang di bumi kita. “Cobalah menghargai setiap makanan yang ada di atas meja kita 5 menit saja tidak bicara, kita resapi, ucapkanlah terima kasih dan berikanlah doa kepada petani yang telah menghasilkan beras, nelayan yang sudah menangkap ikan, petani garam yang sudah menghasilkan garam. Bayangkan saja kalau tanpa ada mereka kita bisa apa?” Ujar Darhamsyah yang saat ini sedang menjadi Calon ASN Teladan Tingkat Nasional dari KLHK.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh siswa-siswa sekolah dan masyarakat umum. Para Filatelis dan peserta sangat berkesan dapat melihat lebih dekat lokasi Rumah Hijau Denassa untuk berliterasi, belajar budaya dan melihat swadaya konservasi flora dan fauna endemik Sulawesi Selatan serta lingkungan hijau yang sehat. Dokter Arie Yanti salah satu Postcrossing Ambassador Sulawesi Selatan dari Kota Parepare menyatakan sangat berkesan bisa hadir langsung “Tempat dan suasananya bagus, ini patut dicontoh di tempat lain agar bumi kita tetap baik” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung dilaksanakan pemotongan tumpeng sebagai tanda sukses terselenggaranya HUT Filateli Nasional ke-99 Tahun 2021 dan menyambut rencana Pameran Filateli Nasional 2021 serta Pameran Dua Negara Indonesia dan UEA (Dubai). Selain itu ada ceramah, tukar-menukar benda filateli, tanda tangan kartu pos meet up official yang hanya berjumlah 200 lembar, penandatanganan sampul peringatan dengan prangko Makassar 1997 yang hanya berjumlah 111 lembar, pembagian buku filateli, penanaman pohon, dan penangkapan ikan bagi anak kecil, (MT).

Wow, Filatelis dan Postcrossing Sulawesi Selatan Kumpul di Gowa, Ada Apa?
Foto bersama para Filatelis dan Postcrosser dengan Kepala P3E Sulawesi dan Maluku (Foto  Muslimin Yunus)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.