Wow, Korsel Bersiap Gunakan Taksi Terbang sebagai Transportasi Umum

Wow, Korsel Bersiap Gunakan Taksi Terbang sebagai Transportasi Umum

R
Dias
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id – Korea Selatan (Korsel) tengah mempersiapkan menggunakan taksi terbang sebagai salah satu transportasi umum. Taksi terbang Korsel bernama Urban Air Mobility (UAM) dan telah melakukan uji coba pada Kamis, 11 November 2021 kemarin.

Kementerian Transportasi setempat mengestimasi layanan bisa memotong waktu perjalanan sejauh 30-50 km dengan kendaraan selama satu jam menjadi hanya 20 menit lewat udara.

Menteri transportasi, Noh Hyeong-Ouk mengatakan pentingnya uji coba kemarin sebab UAM diharapkan jadi salah satu transportasi umum yang digunakan sehari-hari.

“Karena UAM diharapkan jadi salah satu alat transportasi umum yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, maka mutlak kita haru menguji dan mencoba layanan UAM dalam berbagai lingkungan,” ungkapnya mengutip detikcom, Jumat, 12 November 2021.

Melansir detikcom, dalam uji coba itu terlihat pilot menerbangkan kendaraan bermodel dua kursi. Dia menerbangkan kendaraan buatan Volocopter Jerman di Bandara Gimpo untuk mengujicobakan dan mendemonstrasi kontrol dan koordinasinya.

Baca Juga

Taksi terbang Korsel itu didukung rotor seperti helikopter untuk lepas landas dan pendaratan vertikal. Saat uji coba, kendaraan itu bisa dioperasikan secara mandiri tanpa bantuan.

Tahap uji terbang ini menentukan sistem kontrol lalu lintas udara. Akan mengelola penerbangan domestik dan internasional di bandara dan memantau serta mengelola pesawat UAM.

“Hal ini menunjukkan operasi lalu lintas udara bisa dilakukan selaras dengan operasional UAM,” kata pernyataan Kementerian Transportasi Korea Selatan.

Perjalanan komersial yang diperkirakan dimulai tahun 2025 akan dibanderol 110 ribu won atau Rp 1,3 jutaan. Namun pihak Kementerian mengungkapkan harga akan turun jadi 20 ribu won (Rp 241 ribu) per perjalanan setelah 2025 saat pasar menjadi lebih matang.

Dalam kesempatan yang sama desainer asal Korea Selatan juga memamerkan kendaraan terbang buatan sendiri. Dia memanjang protoptipe berukuran penuh diharapkan bisa uji terbang pada 2022 mendatang.

Kementerian Transportasi menyebutkan uji coba nanti bertujuan mengembangkan operasional kendaraan dengan lima kursi.

Teknologi lain yang diperlihatkan termasuk alat pencitraan untuk deteksi serta melacak pesawat, serta sistem pencahayaan untuk tempat drone mendarat dan lepas landas.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.