Terkini.id, Makassar – Yayasan Hadji Kalla (YHK) bersama Kalla Institute menggelar workshop bagi penerima Beasiswa Kalla yang berjumlah 87 orang di Ruang Amphitheater Kalla Institute, Kamis, 26 Januari 2023.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan program pengembangan diri kepada penerima beasiswa.
Mengusung tema “Be Brave and Be Brighter”, kegiatan ini dihadiri langsung Direktur Eksekutif Yayasan Hadji Kalla, Mohammad Zuhair dan Wakil Rektor 2 Kalla Institute, Syamsul Rijal.
Pemateri yang dihadirkan berasal dari akademisi dan praktisi Kalla Institute, yakni Rahmat Syarif, Abdul Hakim, Syamril dan Hendarjat Hambali.
Pembahasannya pun sangat menarik, mulai dari menerjang batas untuk menjadi cerdas, Develop Your Self, dan membangun jiwa mengabdi untuk masyarakat.
- Satu Visi Misi, Kolaborasi Perdana Yayasan Hadji Kalla dan Avamora untuk Pengembangan SDM Muda
- Yayasan Hadji Kalla Turut Dukung Ekspedisi Pelayaran Akademis 3 Korpala Unhas hingga Etape Akhir di Thailand
- Yayasan Hadji Kalla Beri Bantuan Sound System Untuk Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, Penyerahan Dihadiri JK
- Yayasan Hadji Kalla Raih Penghargaan Brand Terpopuler Kategori Lembaga Filantropi di Tahun 2024
- Yayasan Hadji Kalla Bentuk Kelompok Jantung Sehat di 14 Desa-Kelurahan di Bontonompo Gowa
Direktur Eksekutif Yayasan Hadji Kalla, Mohammad Zuhair, mengungkapkan, workshop ini memberikan manfaat besar bagi proses pengembangan diri penerima beasiswa.
Lewat program ini, para penerima Beasiswa Kalla bisa mengasah kepekaan sosial mereka dengan lebih baik.
“Selain memberikan motivasi, kami juga tentu ingin mengetahui kebutuhan apa saja serta kendala yang dihadapi dalam menjalani perkuliahan di pendidikan tinggi. Lalu, lewat program ini juga kita berharap bisa memberikan manfaat bagi penerima beasiswa dan kedepannya kepekaan sosial dari mahasiswa bisa lebih baik di masa yang akan datang,” ungkap Zuhair.
Salah satu pemateri, Abdul Hakim yang juga merupakan dosen Kalla Institute, menjelaskan, mahasiswa yang berstatus sebagai penerima Beasiswa Kalla, perlu menjadi lebih menonjol dibandingkan dengan mahasiswa biasanya, khususnya dalam hal menjadi agen perubahan. Mereka harus memiliki karakter yang lebih kuat.
“Mahasiswa harus bisa menunjukkan bahwa kalian bisa menjadi agen perubahan dan bisa membawa ide-ide cemerlang agar bisa membangun negeri, terutama membangun daerah di mana kalian berasal,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang penerima Beawsiswa Kalla dari Universitas Negeri Makassar, Aprilia, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini.
Workshop tersebut bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi mengejar cita-cita serta mendorong mahasiswa menjadi agent of change di masa yang akan datang.
“Senang rasanya bisa ikut workshop ini. Kita bisa dapat pengalaman baru dan tentunya ilmu yang bermanfaat untuk masa depan. Terima kasih Yayasan Hadji Kalla yang telah menghadirkan acara ini untuk kami,” ujarnya. (*)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
