1.300-an Sapi di Makassar Suka Cari Makan di Tempat Sampah Antang

Masalah sapi suka makan sampah selalu menjadi masalah di sejumlah daerah.(sumber: bbc)
Masalah sapi suka makan sampah selalu menjadi masalah di sejumlah daerah.(sumber: bbc)

Terkini.id, Makassar – Masalah sampah di Kota Makassar masih menjadi persoalan serius yang harus diperhatikan berbagai pihak.

Selain masih banyaknya sampah yang berserakan akibat warga yang sering buang sampah sembarangan, ini juga menjadi masalah untuk ekosistem lingkungan.

Sejumlah sapi yang cari makan di TPA Antang.(ist)
Sejumlah sapi yang cari makan di TPA Antang.(ist)

Salah satu yang menjadi masalah adalah binatang ternak berupa sapi yang diketahui gemar mengonsumsi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang.

Presiden Bank Sampah Indonesia, Saharuddin Ridwan mengungkapkan, paling tidak ada lebih 1.300 sapi yang suka mencari makan di tempat sampah Antang.

“Mereka selalu ke tempat sampah. Bagaimanami kita yang sering makan coto dari daging sapi Antang,” kata Saharuddin, saat memberi materi tentang Memilah Sampah untuk nasabah PNM di Bank Sampah Manggala, Minggu 26 Maret 2019.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Pegadaian kerja sama PNM dan Pemkot Makassar itu, Saharuddin mengungkapkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait sampah, khususnya plastik.

“Karena plastik itu bisa didaur ulang. Bisa dijual di bank sampah. Satu kilogram bisa Rp6.000 harganya,” kata dia.

Oleh karena itu, pemerintah tidak bisa sendirian menghadapi masalah persampahan.

Dia menjelaskan, saat ini sekitar 79 persen sampah plastik dibuang ke laut, 12 persen dibakar, dan 9 persen didaur ulang.

“Tahun lalu ikan paus ditemukan mati karena 5,9 kilogram sampah plastik ditemukan di dalam perutnya. Beberapa waktu lalu, di Filipina, kembali ditemukan Paus mati dengan 40 kilogram plastik di perutnya,” ungkap Saharuddin lagi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini