Terkini.id, Jakarta – Kelompok buruh hari ini kembali melancarkan aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja.
Massa yang menamakan diri Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) berencana mengelar aksi menolak UU Cipta Kerja di depan Istana Merdeka, Kamis 22 Oktober 2020 hari ini.
Presidium AB3 Maman Nuriman memperkirakan massa buruh yang akan ikut aksi menolak UU Cipta Kerja berjumlah 10 ribu orang.
Massa buruh ini merupakan gabungan dari aliansi organisasi buruh se-Provinsi Banten. Tuntutan para buruh yakni mendesak Presiden Joko Widodo supaya membatalkan Omnibus Law UU Cipta Kerja melalui Peraturan Pemerintah.
“Tuntutannya batalkan omnibus law atau meminta Presiden membuat Perpu pengganti UU omnibus law (Cipta Kerja),” ujar Maman saat dikonfirmasi, Kamis 22 Oktober 2020 seperti dikutip dari kompascom.
- Fatmawati Rusdi Apresiasi Buku 'BupAAS: Jalan Pengabdian', Karya Inspiratif Penuh Referensi
- Andi Iwan Darmawan Aras Terpilih Aklamasi Pimpin HNSI Sulsel 2026--2031, Siap Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 20 Ribu Pohon di Maros
- Tazkiyah Group Beri Hadiah Haji Khusus Gratis di Momen Perayaan Tahun Baru 1448 Hijriah
- Resmi Dilantik, DPW LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Perkuat Peran Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Maman menambahkan, saat ini massa dari masing-masing daerah berada di titik kumpul dan secara estafet akan berangkat ke Istana Merdeka.
“Buruh dari Cilegon Serang saya dapatkan informasi sudah bergerak dan menunggu di rest area KM 45 di Balaraja, mereka sedang menunggu di sana,” ujar dia.
Sejak diketok DPR pada 5 Oktober lalu, gelombang aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja terus bergulir.
Tapat satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, pada Selasa 20 Oktober 2020. Mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI mengelar akis menolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Mereka menuntut agar Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu untuk mencabut UU Cipta Kerja.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
