Terkini.id, Beijing – 1,01 miliar warga China netizen, diklaim berkontribusi dongkrak ekonomi negara. Sekitar lebih dari satu miliar orang, lebih dari 70 persen populasi di China daratan adalah pengguna internet.
Global Times, Jumat 27 Agustus 2021 melaporkan, dari data yang baru dirilis pemerintah itu, secara langsung telah mencerminkan perkembangan industri internet di China sangat menakjubkan.
Hal itu diklaim telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan luar biasa dalam pertumbuhan perekonomian di Negeri Tirai Bambu tersebut.
Pada akhir Juni 2021, sekitar 1,01 miliar orang di China daratan dianggap sebagai netizen, 21,75 juta lebih banyak dibandingkan pada Desember 2020. Dengan pengguna yang demikian banyak, membentuk komunitas online terbesar dan paling aktif di seluruh dunia.
Sebuah laporan yang diterbitkan Pusat Informasi Jaringan Internet China pada Jumat 27 Agustus 2021, memaparkan rata-rata netizen China menghabiskan 26,9 jam setiap minggu untuk berselancar di internet.
- Hoax, Berdar Video di Provinsi Hunan Siang menjadi Gelap Akibat Gerhana
- Cerita Suhardi Dua Bulan di China Mengubah Nasibnya Bersama Huadi Group
- Luhut Sebut Sudah Tahu Gembong Ekspor Nikel ke China
- Amerika Serikat, Rusia, dan China Berkumpul di Makassar, Danny Pomanto: Makassar Jadi Kota Perdamaian
- Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19
Secara khusus, jumlah netizen pedesaan mencapai 297 juta di China daratan pada Juni 2021, dengan tingkat popularitas internet 59,2 persen, sementara 28 persen netizen China berusia 50 tahun ke atas.
Peningkatan pesat pengguna internet di China terjadi di tengah perkembangan teknologi online negara itu.
Menurut laporan yang disebutkan di atas, China telah membuka 961 ribu BTS 5G hingga saat ini, yang mencakup semua kota di China di atas tingkat prefektur.
Selain itu, China memiliki lebih sembilan ribu terobosan inovasi aplikasi 5G, sekaligus memiliki jumlah deklarasi paten 5G terbesar di dunia.
Dalam laporan itu pula, menunjukkan dalam hal produksi chip, China juga telah membentuk rantai industri yang lengkap dan mandiri untuk pengemasan dan pengujian chip. Negara tersebut telah memulai produksi uji coba chip 7nm.
Pesatnya perkembangan teknologi online dan lonjakan populasi online China, juga telah mendorong ekonomi online China, mendorong banyak sektor ekonomi konvensional untuk ikut berkembang.
Misalnya, ada 812 juta orang Tionghoa yang berbelanja online, 469 juta orang memesan makanan melalui internet, 325 juta orang menggunakan pendidikan online, dan 239 juta orang menggunakan internet untuk layanan kesehatan.
Chen Wenling, kepala ekonom di bawah Pusat Pertukaran Ekonomi Internasional China mengatakan, pembangunan digital berkualitas tinggi China tidak hanya menjadi kekuatan penting di balik strategi pembangunan dua sirkulasi China, tetapi juga merupakan alat penting dalam mengatasi tantangan global.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
