Terkini.id, Jakarta – Sebanyak 146 orang dilaporkan tewas dalam tragedi pesta Halloween di dekat Hotel Hamilton di daerah Itaewon, Seoul, Korea Selatan pada Sabtu 29 Oktober 2022 malam.
Tak hanya itu, ratusan lainnya juga terluka. Sementara para korban yang meninggal dunia karena terinjak-injak usai saling dorong di jalan yang sempit.
Para korban dan ribuan orang lainnya saat itu hendak merayakan Halloween di dekat Hotel Hamilton. Kemudian terjadi aksi saling dorong.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, banyak korban tergeletak di trotoa. Tenaga medis tampak melakukan pertolongan dan dibantu orang sekitar.
Kepala pemadam kebakaran Yongsan Seoul, Choi Seong-beom mengatakan bahwa jumlah korban tewas bisa saja bertambah. Sebab, saat ini ratusan lainnya yang terluka dalam kondisi kritis.
- Soal Tragedi Itaewon, Presiden Jokowi Buka Suara
- Buntut Tragedi Itaewon, Presiden Korea Selatan Tetapkan Masa Berkabung Nasional hingga 5 November
- Update Jumlah Korban Tewas Tragedi Itaewon Mencapai 154 Orang
- 2 Orang WNI Terluka dalam Tragedi Halloween Party Itaewon
- Detik-detik Tragedi Halloween Itaewon, Korban Terhimpit Hingga Tewas
“Sebagian besar jenazah telah dikirim ke rumah sakit, sementara sisanya dibawa ke pusat kebugaran terdekat agar dapat diidentifikasi,” kata dia dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id.
Ratusan personel layanan darurat dikerahkan ke jalan-jalan untuk merawat yang terluka, termasuk semua personel yang tersedia di Seoul.
Sementara itu, media setempat, Sky News melaporkan belum ada kejelasan mengapa ada lonjakan massa yang hadir dalam acara tersebut.
Akan tetapi ada kabar dari media lokal setempat yang mendorong mereka datang adalah hadirnya seorang selebriti tak dikenal ada di sana.
Imbas dari kejadian itu, Walikota Seoul Oh Se-hoon yang sedang berada di Eropa langsung memutuskan untuk kembali.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
