Terkini, Makassar — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya merealisasikan janji politik kepada masyarakat melalui perluasan program pembebasan iuran atau retribusi sampah.
Di Kecamatan Tamalate, program tersebut kini telah menjangkau 15.177 kepala keluarga (KK).
Kebijakan ini tidak hanya ditujukan untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga, tetapi juga mendorong masyarakat mengubah pola pengelolaan sampah dengan melakukan pemilahan sejak dari rumah.
Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Tamalate di Vinue CPI, Minggu (6/9/2026) malam.
“Program iuran sampah gratis merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi beban biaya hidup rumah tangga,” ujar Munafri.
- Dampak Abu Vulkanik, 46 Penerbangan dari dan ke Bandara Sultan Hasanuddin Dibatalkan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Cetak Rekor MURI, Masak Serentak 8.100 Porsi di 8 Kota
- Erupsi Anak Krakatau Meningkat, Bandara Soekarno-Hatta Hentikan Penerbangan hingga 17.30 WIB
- Nama Jadi Identitas Kampus, Rektor Unhas Minta Sejarah Sultan Hasanuddin Ditulis Lengkap
- Direktur Keamanan PT TRK Pimpin Blokade Total PSN Pomalaa, Tantang dan Maki Aparat TNI
Cakupan Iuran Sampah Gratis Diperluas
Munafri menjelaskan, pada 2025 program pembebasan iuran sampah diberikan kepada rumah tangga dengan daya listrik tertentu.
Di Kecamatan Tamalate, sebanyak 1.926 KK pelanggan listrik 450 VA dan 7.381 KK pelanggan 900 VA telah mendapatkan pembebasan iuran sampah.
Sementara pada 2026, Pemkot Makassar memperluas cakupan penerima hingga pelanggan listrik 1.300 VA. Perluasan tersebut menambah sekitar 5.870 KK sebagai penerima manfaat.
“Jadi tahun 2025 lalu 450 sampai 900 VA, tahun ini insyaallah kita akan naikkan menjadi 900 sampai 1.300 VA,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
