Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Khadijah Iriani menyebut proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 diproyeksi 2,8 sampai 3 persen.
Iriani mencatat hasil review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan lantaran situasi pandemi Covid-19.
“Dari 8,79 persen jadi 2,8 hingga 3 persen untuk tahun ini,” kata Iriani, Kamis, 20 Agustus 2020.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi merupakan kontribusi peredaran uang Produk domestik regional bruto (Gross regional domestic product) berdasarkan survei dari BI dan BPS.
Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga memiliki supplier konsultan untuk pertumbuhan ekonomi.
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Dinkes Jeneponto Perkuat Koordinasi dan Sinergi Program Percepatan Penurunan Stunting 2026
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
“Kami berharap dengan terbukanya kembali sektor-sektor ekonomi bisa memacu pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
Terkait dengan dana realokasi Covid-19 yang akan dikembalikan ke dinas-dinas, Iriani mengatakan hal itu akan dibahas di perubahan anggaran.
“Saat ini sementara berproses,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
