Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Khadijah Iriani menyebut proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 diproyeksi 2,8 sampai 3 persen.
Iriani mencatat hasil review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan lantaran situasi pandemi Covid-19.
“Dari 8,79 persen jadi 2,8 hingga 3 persen untuk tahun ini,” kata Iriani, Kamis, 20 Agustus 2020.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi merupakan kontribusi peredaran uang Produk domestik regional bruto (Gross regional domestic product) berdasarkan survei dari BI dan BPS.
Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga memiliki supplier konsultan untuk pertumbuhan ekonomi.
- 15.177 KK Tamalate Dapat Iuran Sampah Gratis, Wali Kota Makassar: Syaratnya Sampah Harus Dipilah
- Dampak Abu Vulkanik, 46 Penerbangan dari dan ke Bandara Sultan Hasanuddin Dibatalkan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Cetak Rekor MURI, Masak Serentak 8.100 Porsi di 8 Kota
- Erupsi Anak Krakatau Meningkat, Bandara Soekarno-Hatta Hentikan Penerbangan hingga 17.30 WIB
- Nama Jadi Identitas Kampus, Rektor Unhas Minta Sejarah Sultan Hasanuddin Ditulis Lengkap
“Kami berharap dengan terbukanya kembali sektor-sektor ekonomi bisa memacu pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
Terkait dengan dana realokasi Covid-19 yang akan dikembalikan ke dinas-dinas, Iriani mengatakan hal itu akan dibahas di perubahan anggaran.
“Saat ini sementara berproses,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
