Terkini.id, Jakarta – Di tengah kabar kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, tersiar pula dua video yang menunjukkan dukungan anggota TNI kepada Rizieq.
Imbasnya, anggota TNI dalam video tersebut pun mendapat sanksi. Dua anggota TNI yang disanksi tersebut masing-masing dari TNI AD dan satu orang anggota TNI AU
Khusus anggota TNI AU yang videonya beredar karena syair sambutan Habib Rizieq, yakni Serka BDS ditahan oleh Polisi Militer bahkan diborgol.
Peristiwa ini pun menjadi pertanyaan anggota DPR RI, Muhammad Nasir Djamil. Dia mengaku tak habis pikir dengan keputusan tim penyidik polisi militer yang memperkarakan prajurit TNI tersebut hingga harus mengenakan baju tahanan.
“Apa yang salah dari prajurit TNI itu? Melanggar hukum kah dia menyampaikan hal itu? Apa hanya karena dia memakai baju dinas TNI, lalu dia dihukum?” kata Nasir Djamil dikutip dari RMOL, Rabu 11 November 2020.
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 20 Ribu Pohon di Maros
- Tazkiyah Group Beri Hadiah Haji Khusus Gratis di Momen Perayaan Tahun Baru 1448 Hijriah
- Resmi Dilantik, DPW LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Perkuat Peran Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
- Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan JHT bagi 45 Ribu Pekerja Rentan, Pertama di Indonesia
- Temuan Awal Dana Pungli Rp1,86 Miliar di Kasus Korupsi Dinas Perumahan Gowa, Polisi Telusuri "Aktor" Lainnya
“Mau di bawa ke mana negeri ini kalau prajurit TNI diborgol seperti pelaku kriminal hanya karena dia menyampaikan pesan soal kepulangan Habib Rizieq? Apakah ucapannya itu melanggar sapta marga prajurit?” tegas Nasir.
Video Serka BDS
Seperti diketahui, dalam video berdurasi 24 detik itu, Serka BDS bernyanyi dengan nada-nada religi.
Kata-katanya ia ganti dengan kalimat penyambutan kepada Habib Rizieq, pimpinan FPI, yang baru tiba dari Arab Saudi ke Tanah Air.
“Marhaban pemimpin FPI, Allah… Allah…. Disambut prajurit TNI, Allah… Allah…. Marhaban Ahlan Wa Sahlan, Marhaban Habib Rizieq Syihab. Takbir, Allahu Akbar!” demikian syair lagu yang dinyanyikan Serka BDS. Di akhir videonya, Serka BDS berpose salam komando.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsma Fajar Adriyanto membenarkan peristiwa tersebut.
“Itu benar anggota AU yang berpangkat Serka inisialnya BDS,” kata dia kepada wartawan.
Video Kopda ATY
Sementara, untuk anggota TNI AD, diketahui adalah Kopda ATY, anggota Kompi A Yonzikon 11 Kodam Jaya yang tergabung dalam tugas pengamanan objek vital Bandara Soekarno-Hatta.
Dalam videonya yang beredar, Kopda ATY menyampaikan kalimat ‘Kami bersamamu Habib Rizieq’.
Kapendam Jaya Kolonel Refki Efriandana Edwar seperti dikutip dari indozone membenarkan video Kopda ATY dan Serka BDS.
“Iya, benar pada 9 November 2020 prajurit TNI AD atas nama Kopda Asyari Tri Yudha anggota Kompi A Yonzikon 11 Kodam Jaya tergabung dalam tugas pengamanan objek vital Bandara Soekarno-Hatta,” kata dia.
Dijelaskan Kolonel Refki, saat itu Kopda ATY berangkat bersama anggota lainnya dari satuan Yonzikon 11 Matraman Jakarta Pusat dengan naik truk militer NPS dan duduk di bagian belakang truk bersama rekan-rekannya.
“Sekiranya pukul 10.00 WIB saat melintas di Jalan Jatinegara Jakarta Timur yang bersangkutan mengambil atau merekam video dan memberikan komentar tentang tugas yang berbeda dengan tugas yang diberikan oleh Komando untuk pengamanan obyek vital nasional Bandara Soekarno Hatta,” terang Refki.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
