Terkini.id, Jakarta – Kurir narkoba inisial S (57) membawa sabu seberat 2 kilogram. Namun aksi dari S berhasil diamankan oleh BNN Provinsi Banten tepat di pintu tol Merak.
Tim berantas BNNP mendapat informasi jika pengiriman sabu dari Sumatera dengan tujuan Bogor. Kemudian tim memberhentikan bus di pintu tol.
“Tim lalu melakukan penangkapan yang diawali dengan penggeledahan di bus umum yang ditumpangi tersangka,” ujar Kepala BNN Banten Brigjen Hendri Marpaung di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Jumat 19 Agustus 2022.
Kemudian setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan dalam tas tersangka terdapat sabu yang dibungkus dengan menggunakan plastik teh hijau merek China. Diketahui tersangka merupakan suruhan dari bandar di Aceh. Diketahui juga tersangka dibayar Rp 3 juta untuk melakukan ini.
“Tersangka adalah warga Aceh dari Kabupaten Pidie,” kata Brigjen Hendri.
- Meity Rahmatia: Penyelundupan Narkoba di Lapas Bukti Pengawasan Masih Lemah
- Kapolda Sulsel yang Baru Harus Tegas Berantas Narkoba dan Korupsi
- Maju di Pilkada Sidrap 2024, Yusuf DM Ingin Berantas Narkoba dan Pasobis
- Pemeran Utama Preman Pensiun Epy Kusnandar Ditangkap Polisi
- Polisi Ringkus Pelaku yang diduga Pengedar Narkoba di Wajo
“Dia diberi dana transportasi Rp 3 juta, baru ini dia ditangkap,” pungkasnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut berat dari sabu tersebut adalah 2,140 gram atau 2 kilogram lebih. Kemudian Tim berantas BNN dibantu Bea Cukai Merak akan mengungkap kasus ini lebih lanjut, saat ini sedang mencari bandar dan pelaku lain di Bogor, Jawa Barat.
“Pemilik barang berada di Sumatera kita sedang kembangkan, koordinasi dan lidik ke Bogor,” jelas Brigjen Hendri.
Tersangka mengaku ke penyidik baru satu kali melakukan hal ini. Tapi, penyidik menduga bahwa ia sudah beberapa kali dan masuk ke jaringan narkotika Sumatera.
(Sumber: detik.com)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
