Terkini.id, Jeneponto – Korban banjir bandang yang meluluhlantahkan 21 Desa/Kelurahan di 11 Kecamatan di kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan terus bertambah.
Hingga hari keempat, Jumat, 25 Januari 2019, tim evakuasi yang dilakukan oleh tim Basarnas bersama TNI dan Kepolisian dan sejumlah relawan berhasil menemukan mayat korban banjir 13 orang.
Kepala BPBD Jeneponto, Anwaruddin yang ditemui di Posko Induk penyaluran bantuan halaman Kantor Dinas Satpol PP dan Damkar mengatakan tim SAR, TNI dan Polri serta beberapa tim relawan sampai hari ketiga pasca banjir bandang, berhasil menemukan 13 mayat.
“Hari ketiga evakuasi pukul 15.30 Wita tim evakuasi berhasil menemukan 2 mayat, jadi jumlah korban meninggal bertambah menjadi 13 orang,”ujar Anwaruddin.
Anwaruddin mengaku, tim evakuasi terus melakukan penyisiran wilayah yang terkena banjir,” tim evakuasi terus melakukan pencarian korban, utamanya di Desa Sapanang, Kelurahan Balang dan Balang Toa, sebagian tim melakukan pembersihan dilokasi,” ungkapnya.
- Banjir Landa Sejumlah Wilayah Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
- Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI--RISE Indonesia
- Pemkot Makassar Terjunkan 40 Satgas Drainase Gerak Cepat Bersihkan Saluran Air di Jalan Urip dan Pettani
- Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Banjir di Bantaeng
- Cegah Banjir di Luwu, Gubernur Sulsel Gelontorkan Rp18,7 Miliar untuk Normalisasi Sungai Suli Senilai Rp18,7 Miliar
Sedangkan jumlah korban banjir bandang yang yang mengunsi mencapai ribuan orang,”pengungsi sebanyak 3.276 orang, rata-rata mengungsi di rumah keluarganya,” tuturnya.
Dia menghimbau kepada masyarakat korban banjir selamat agar melaporkan jika ada keluarganya yang hilang.
“Kami sangat mengharapkan agar korban selamat menyampaikan kepada tim evakuasi atau kepemerintahan setempat, ataukah melaporkan langsung di Posko Induk jika ada keluarganya yang hilang terbawa arus banjir,” harapnya.
Berikut data sementara korban banjir bandang di Jeneponto, Jumat, 25 Januari 2019 pukul 15.30 wita
Meninggal dunia :
- Hiji, umur 45 tahun, Petani, alamat Sapanang desa sapanang Kecamatan Binamu.
- Rifal, umur 20 tahun, Wiraswasta, alamat Sapanang desa sapanang Kecamatan Binamu
- Jumali, umur 65 tahun, Petani, alamat dsn Sapanang desa sapanang Kecamatan Binamu
- Risa, umur 75 tahun, IRT, alamat Sapanang desa sapanang Kecamatan Binamu
- Sania, umur 70 tahun, IRT, alamat Dusun Jombe Selatan Dsa Jombe Kecamatan Turatea
- Abd. Patta, umur 50 tahun, Kepsek SD Muncu-muncu, alamat Dusun Jombe Selatan Desa Jombe Kecamtan Turatea
- Manja Dg Timung, Umur 75 thn, Purn TNI, alamat jl. Lanto Dg Pasewang Kelurahan Balang.
- Zaka bin Riswan Syam Kr. Lagu, umur 2,5 thn, alamat Dusun Sapanang Desa Sapanang Kecamatan Binamu.
- Manrong, umur 65 tahun, alamat Desa Rumbia, kecamatan Rumbia
- Uca, umur 70 tahun, alamat Sapiri Desa Sapanang, Binamu
- Norong Dgn Tontong, warga Lembang-lembang Desa Bontomanai, Kecamatan Rumbia
- Muh Rafliadi (Dandi) (17), dusun Sapanang Desa Sapanang Kecamatan Binamu
- Juwita ( 8) lingkungan lembangloe kelurahan Balang Kecamatan Binamu.
Hilang belum ditemukan :
1. Haliman Dusun Sapanang Desa Sapanang Kecamatan Binamu
Nawir Dusun Sapanang Desa Sapanang Kecamatan Binamu
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
