Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menilai ada 3 aset pemerintah provinsi terbengkalai di Kota Makassar.
Sehingga, Danny, sapaannya, mengusulkan aset tersebut dialihkan pengelolaannya ke pemerintah kota. Dengan begitu, Pemerintah Kota bisa menganggarkan pembangunan gedung tersebut.
Salah satu aset yang dimaksud yakni Masjid 99 Kuba. Menurutnya, masjid tersebut harus menjadi kebanggaan, terlepas dari siapa yang membuat.
“Saya bilang kalau ini terlantar, Pemkot siap untuk mengelolah, tapi tadi saya sudah bisik-bisik (bicara) sama Pak Wagub, sudah sementara tender, Insya Allah jadi,” kata Danny, Minggu, 7 Maret.
Selain itu, aset lain yang dinilai terlantar adalah Gedung Kesenian Sulsel Societeit De Harmonie dan Benteng Somba Opu. Danny mengatakan banyak pekerja seni yang mengeluh.
- Appi Temui Danny Pomanto di Momen Lebaran, Sepakat Saling Support Pembangunan Makassar
- Open House Idul Fitri Danny Pomanto Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bernyanyi Bersama
- Momen Idul Fitri di Karebosi, Danny Pomanto, IAS dan Appi Salat Id Satu Saf
- Mantan Walikota Makassar Danny Pomanto Kenang Sosok Andi Yasir, Figur Pamong Berdikasi
- Evaluasi Motor Sampah Listrik: Munafri Tinjau Ulang Proyek Warisan Danny Pomanto
“Kalau ini terlantar juga mengganggu pemandangan. Kan begitu, dan menjadi barang rongsokan,” ungkapnya.
“Seniman semua mengeluh sama saya, dan Societeit de Harmonie seperti terlantar, daripada terlantar, beri saja ke kota nanti kita anggarkan dan kelola dengan baik,” sambung Danny kemudian.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
