Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebut penanganan kasus Covid-19 yang sebelumnya berbasis Puskesmas bakal diperkecil pada skala kelurahan.
“Terkait Makassar Recover saya akan segera sempurnakan dengan membentuk tim tracing yang selama ini berbasis puskesmas, akan menjadi berbasis kelurahan,” kata Danny Pomanto, Jumat, 28 Mei 2021.
Danny menjelaskan tim tersebut akan bekerja melacak kasus penularan Covid-19. Jika satu ditemukan, maka akan langsung ditelusuri.
Penelusuran pertama, kata dia, akan dilakukan terhadap keluarga yang tinggal serumah.
“Kita buat seperti garis polisi. Jadi tidak boleh keluar rumah sebelum semua di testing. Kalau 30 persen positif maka rumah itu kita lockdown,” ujar Danny.
Opsi lain yang sedang diupayakan adalah mengaktifkan kembali tempat-tempat isolasi. Saat ini, kata Danny, pemkot bakal menyiapkan surat untuk pembukaan tempat isolasi itu kepada Pemprov Sulsel.
“Saya lagi mau bersurat ke provinsi untuk tempat isolasi itu kita aktifkan kembali sampai betul-betul situasi terkendali,” tuturnya.
Danny Pomanto mengatakan tren kasus penularan Covid-19 mengalami peningkatan drastis. Ia pun meminta keseriusan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
“Biasanya di bawah 10 rata-rata. Ini kemarin langsung naik jadi 43 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, artinya ada kenaikan yang drastis,” kata Danny.
Danny mengatakan sudah melakukan pelbagai model pencegahan. Ia mengatakan tak ingin kasus serupa terulang pada tahun sebelumnya.
Sebab itu, pihaknya akan menggenjot testing dan tracing kasus Covid-19 di masyarakat
“Kita akan meningkatkan kapasitas testing Covid-19. Targetnya 1.000 hingga 3.000 orang dalam sehari,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
