Terkini.id, Padang – Jumlah pedagang yang dinyatakan positiv covid-19 di Pasar Raya Padang terus meningga.
Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, beru-baru ini telah menyerahakn 1.000 nama ke Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Padang untuk dilakukan tracing.
Hal tersebut dilakukan setelah jumlah pedagang yang positif terinfeksi corona di Pasar Raya Padang terus bertambah.
“Ada sekitar seribu nama yang kita kirimkan ke Dinas Kesehatan untuk mereka tracing,” terang Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal, Sabtu 2 Mei 2020 seperti dikutip dari kompascom.
Endrizal mengungkapkan, saat ini tercatat ada 36 pedagang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
- Kalla Institute dan Google Perkuat Kompetensi AI dan Smart Technology
- Sompo Indonesia Catat Kinerja Keuangan Kuat pada 2025, Tegaskan Komitmen Perlindungan Nasabah
- Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1425 Jeneponto Mengangkat Derita Keluarga Sederhana, Membangun Rumah dan Harapan
- Resmikan dan Uji Coba JIAT, Bupati Sidrap Dorong Program Tiga Kali Tanam dalam Setahun
- Tujuh Tahun Penantian, Impian di Usia Senja, Sali Binti Bando Catat Sejarah JCH Tertua Jeneponto
Jumlah itu terus bertambah sejak kasus pertama ditemukan. Sebelumnya 17 orang, lalu menjadi 25 orang, jelas Endrizal.
Selain itu, dari 36 orang pedagang yang dinyatakan positif corona tersebut, tiga di antaranya telah meninggal dunia.
Untuk mencegah penyebaran corona, Pasar Padang Raya pun ditutup sementara.
Selain itu, menurut Endrizal, penyemprotan disinfektan di area pasar juga selama penutupan tersebut.
“Ini hasil keputusan bersama. Kita menutup Pasar Raya Padang selama lima hari, 20-24 April,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal.
Selain itu, Dinas Perdagangan Kota Padang akan lebih mengintesifkan imbauam terkait jaga jarak dan penggunaan masker, baik bagi para pedagang dan pembeli.
“Namun, masih ada juga yang melanggar. Untuk itu, kita imbau terus,” kata Endrizal.
Hal serupa juga akan diterapkan di pasar pembantu di Kota Padang. Bahkan, salah satu pasar pembantu, Pasar Tanah Kongsi, pedagangnya juga wajib pakai sarung tangan.
“Sarung tangan disediakan tokoh masyarakat setempat sehingga hal ini lebih mengantisipasi,” jelas Endrizal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
