Terkini.id, Makassar – Ketua KPU Sulsel, Misnah M Attas melayangkan bela sungkawa kepada penyelenggara Pemilu, terutama petugas KPPS yang telah mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran dalam melaksanakan tugas mereka. Menurut laporan yang masuk, beberapa di antaranya meninggal dunia.
“Beberapa di antara penyelenggara pemilu di tingkatan KPPS, Relawan Demokrasi, PPS dan PPK ada yang jatuh sakit, kecelakaan yang mengakibatkan cacat seumur hidup, bahkan meninggal dunia pada saat menjalankan tugas,” kata Misna saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jalan Pettarani, Makassar, 19 April 2019.
Misna mengatakan turut mendoakan bagi yang jatuh sakit semoga cepat pulih dan semoga diberi kemudahan hidup dari Tuhan. Bagi yang meninggal dunia, kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan kekuatan.
Terkait berapa penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia di Sulsel, Misna mengatakan sementara mengumpulkan data, belum dapat dipastikan berapa totalnya.
“Kami sudah minta, tapi Kabupaten Kota belum mengirimkan semua berapa yang meninggal dunia, yang masuk rumah sakit dan yang kecelakaan,” terangnya.
Data sementara 4 petugas meninggal dunia
- KPU Sulsel Evaluasi Tahapan Pilkada 2024, Berharap Kedepan Lebih Berkualitas
- KPU Sulsel Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024
- KPU Resmi Serahkan Hasil Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ke DPRD Sulsel
- KPU Tetapkan Andalan-Hati sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Terpilih
- KPU Sulsel Sukses Dongkrak Partisipasi Pemilih 71,4 Persen pada Pilgub
Menurut Misna, beberapa laporan sudah masuk. Sampai hari ini, kata dia, berdasarkan data sementara, di Sulsel sudah ada 4 yang meninggal dunia.
“Satu namanya Rinto di Luwu timur karena kecelakaan, kemudian Samsuddin (Sakit Tipes) di Bantaeng, Muh. Ihsan (Sakit Tipes) di Maros, Bantimurung, dan satu lagi di Luwu, Perempuan karena kecelakaan sehari sebelum pencoblosan (tabrakan),” ungkapnya.
Selain itu, juga terdapat penyelenggara yang cacat permanen, satu hari menjelang pencoblosan. Kejadiannya saat membangun posko TPS.
“Paku melenting dan masuk ke matanya, meski sempat dirujuk di Rumah Sakit,” ungkapnya.
Hingga saat, kata dia, juga ada yang belum sadarkan diri anggota KPPS di daerah Toraja, Kemudian Ketua PPS di Bonto Sunggu, Galesong Utara dirawat di RS Haji, juga ada yang terluka akibat tertabrak depan TPS di Takalar, Desa Tamalate, Galesong Utara.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
