50 Rumah Tangga di Jeneponto dapat Bantuan Rehabilitasi Rumah dari Kemensos RI

Terkini.id, Jeneponto – Sebanyak 50 Keluarga warga Kabupaten Jeneponto mendapatkan bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni ( RS-RTLH ) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Wilayah III.

Terkait dengan bantuan itu, Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah III menginstruksikan, Dinas sosial Provinsi agar segera meminta Dinas sosial Kabupaten/Kota yang diusulkan sebagai lokasi penerima RS-RTLH untuk segera mengajukan e-proposal melalui halaman, siveri.kemsos.co.id menggunakan username dan password yang akan di sampaikan melalui contact person dinas sosial provinsi setempat.

“Sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Kami bersama tim turun langsung kelapangan untuk melakukan pendataan untuk di usulkan ke Kementerian Sosial,” kata Kepala Dinas Sosial Nirmala Syuaib kepada terkini id, Selasa, 28 April 2021.

Baca Juga: Bupati Jeneponto Serahkan Kunci RLH, Program Lestari Nusa, Donatur Muslimah...

Menurutnya, Dinas Sosial Jeneponto mengusulkan 100 RTLH untuk mendapatkan bantuan Rehabilitasi Sosial dari Kementerian Sosial.

“Kita mengusulkan 100 RTLH, namun hanya 50 RTLH yang mendapatkan bantuan Rehabilitasi Sosial dari Kementerian Sosial, dananya sebanyak Rp 15 Juta per-RTLH, itu untuk rehabilitasi Atap,Lantai dan Dinding (Aladin),” ungkap Nirmala Syuaib.

Baca Juga: Bupati Jeneponto Hadiri Rapat Paripurna Pengesahan Ranperda RPJMD 2018-2023

Lebih lanjut, Nirmala Syuaib mengatakan, 50 RTLH yang akan di rehabilitasi itu tersebar di dua Kecamatan di Kabupaten Jeneponto.

“50 RTLH calon penerima bantuan itu tersebar di dua Kecamatan, di Kecamatan Kelara sebanyak 30 RTLH yang tersebar di 3 Desa, 10 RTLH di Desa Bonto Nompo, 10 RTLH di Desa Gantarang dan 10 RTLH di Desa Samataring, 20 RTLH lainnya tersebar di 2 Desa di Kecamatan Bontoramba, yakni 10 RTLH di Desa Maero dan 10 RTLH di Desa Tanammawang,” jelas Nirmala Syuaib.

Rehabilitasi Sosial itu dikerjakan dengan secara berkelompok,” jadi akan dikerjakan secara gotong royong oleh masing-masing Kelompok, pelaksanaannya sekitar bulan Juni yang akan datang,” tutup Kasus Sosial Jeneponto Nirmala Syuaib.

Bagikan