Terkini.id, Makassar – Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaporkan ada sebanyak 651 pegawai lingkup Pemerintah Kota Makassar yang absen pascalibur Lebaran 2021
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sebab di satu sisi, Danny mengatakan belum mencabut penerrapan WFH atau work from home.
“Jangan sampai WFH memang orang nah kita menuntut dia hadir padahal masih ada SK WFH,” kata Danny Pomanto, Selasa, 18 Mei 2021.
Danny menyebut akan perbaiki WFH dengan model Makassar Recover. Menurutnya, WFH akan berlaku tiap hari Jumat.
- Appi Temui Danny Pomanto di Momen Lebaran, Sepakat Saling Support Pembangunan Makassar
- Open House Idul Fitri Danny Pomanto Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bernyanyi Bersama
- Momen Idul Fitri di Karebosi, Danny Pomanto, IAS dan Appi Salat Id Satu Saf
- Mantan Walikota Makassar Danny Pomanto Kenang Sosok Andi Yasir, Figur Pamong Berdikasi
- Evaluasi Motor Sampah Listrik: Munafri Tinjau Ulang Proyek Warisan Danny Pomanto
“Itu perlu makanya saya suruh selidiki itu 651 pegawai karena SK belum dicabut,” sebutnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan BKPSDM Kota Makassar Munandar menyebut bila pegawai tersebut tak memiliki alasan kuat yang bisa diterima bakal dikenakan sanksi.
“Itukan sanksi disiplin bisa teguran tertulis, bisa hukuman disiplin sedang. Nah kalau diberi orang teguran tertulis itu merembes pada TPP, itu bisa tidak dibayarkan bulan berikutnya,” katanya.
Sementara jika sanksi tersebut dinilai cukup berat maka konsekuensinya, TPP tidak akan dibayarkan selama beberapa bulan ke depan.
“Jika alasannya dia absen karena di luar daerah berarti dia dobel pelanggarannya,” jelasnya.
Munandar menyatakan pihaknya akan menjatuhkan sanksi langsung tanpa melalui Inspektorat bila bukti langsung ditemukan.
Sementara bila membutuhkan penyelidikan lebih lanjut laporannya akan diserahkan ke Inspektorat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
