Terkini.id, Makassar – Sebanyak 8 warga Kota Makassar menjadi korban arisan bodong. Total kerugian dari kasus penipuan tersebut diperkirakan lebih dari Rp1 miliar.
Pelaku berinisial C dan merupakan pengusaha ikan koi asal Blitar, Jawa Timur. Polda Sulsel sudah melakukan pemeriksaan dan C diketahui sedang mengandung.
Korban melalui kuasa hukumnya, Ari Dumais mengatakan kasus tersebut telah bergulir sejak 2021. Saat ini telah memasuki tahap proses sidik di Polda Sulsel.
“Mau menangkap tapi menunggu pelaku melahirkan dulu. Kalau tidak salah sudah 7 bulan, kami masih ada rasa keperimanusian,” kata Ari, Jumat, 20 Mei 2022.
Ari mengatakan arisan tersebut tak pernah ada. Pelaku sengaja menawarkan kepada member untuk mendapatkan keuntungan.
- 27 Korban Arisan Bodong, 8 dari Makassar, Kerugian Hingga 10 M
- Kasus Arisan Bodong, Pasangan Suami Istri Rugikan Korban Jutaan Rupiah, Ngeri!
- Polisi Tetapkan Mahasiswi Asal Mamuju Sebagai Tersangka Baru Kasus Arisan Bodong
- Lagi, Ibu-ibu Sosialita di Makassar Jadi Korban Investasi Bodong, Modus Arisan Rugi Puluhan Juta
Korban dan pelaku merupakan rekanan. Pelaku menawarkan menjual arisan ternyata yang dijual tak pernah ada. Hal itu, kata Ari, diakui sendiri oleh pelaku ke Polda Sulsel.
Korban baru menyadari saat pelaku keluar dari grub dan memberi penjelasan akan bertanggung jawab. Namun, ternyata tak ada itikad baik dari pelaku.
“Pembayaran melalui transfer, Iming-iming pelaku mendapatkan 10 persen, per orang bisa 200 juta,” ungkapnya.
Selain itu, Ari mengatakan sudah terbit surat kejaksaan.
“Kami mengharapkan proses cepat selesai, mohon kejaksaan segera menindaklanjuti hingga kasus ini cepat selesai,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
