95 Persen Kebakaran di Kota Makassar Akibat Kelalaian Manusia

Kepala Bidang Operasi Pemadam Kebakaran (Damkar) mengatakan, 95 persen penyebab kebakaran di Kota Makassar lantaran kelalaian manusia

Terkini.id, Makassar – Kepala Bidang Operasi Pemadam Kebakaran (Damkar) mengatakan, 95 persen penyebab kebakaran di Kota Makassar lantaran kelalaian manusia itu sendiri. Sementara, kata dia, 0,5 persen faktor iklim atau alam.

“Secara lebih rinci, 75 persen akibat arus pendek listrik, selebihnya kompor gas, dan kebakaran alang-alang akibat suhu yang panas,” kata dia saat ditemui di Kafe Iconik, Kamis, 19 September 2019.

Ia memaparkan, kebakaran terjadi akibat petemuan 3 unsur, antara lain, panas, oksigen, dan bahan yang mudah terbakar. Pertemuan ke-3 unsur tersebut, menurut Hasanuddin, menyebabkan terjadinya titik api awal.

“Laporan kebakaran akibat alang-alang paling banyak terjadi,” ungkapnya.

Ia pun mengusulkan bagi masyarakat yang hendak mendapatkan pelatihan soal penanganan kebakaran bisa menghubungi Damkar Kota Makassar.

“Kami akan datang memberikan pelatihan dan itu gratis,” ungkapnya.

Sementara, Kepala UPTD Tamangapa, Rahim, mengatakan, dugaan rawan kebakaran saat musim kemarau di TPA Tamangapa, Antang memang tinggi. Pasalnya, secara keseluruhan TPA memiliki luas 16,8 ha.

Ia mengatakan hampir semua titik di TPA terbakar. Secara keseluruhan, kata dia, sebanyak 12 ha sampah di TPA terbakar dan merupakan kebakaran terparah beberapa tahun terakhir.

“Pemerintah sudah mengimbau agar senantiasa melakukan pemilahan. Bahwa sampah kering dan sampah basah harus terpisah,” ungkapnya.

Terkait dengan prosedur sampah yang masuk di TPA Tamangapa, ia mengatakan, selama ini sudah berjalan dengan baik. Ia mengatakan pihaknya bekerja berdasarkan mekanisme.

Selain itu, ia mengatakan bahwa pihaknya saat ini memang butuh teknologi untuk melakukan percepatan dalam mengolah sampah. Pasalnya, kata dia, sampah yang masuk tiap hari berkisar 100 sampai 1000 ton per hari.

Saat ditanya soal penyebab kebakaran di TPA Tamangapa, ia menduga penyebab kebakaran karena suhu panas. Ia mengatakan, bahwa saat ini, pihaknya bekerja sama dengan Manggala Agni, Damkar Kota Makassar, dan instansi terkait untuk memulihkan keadaan seperti semula.

Diketahui, sepanjang tahun 2018 terdapat 216 kasus kebakaran yang terjadi di Kota Makassar, sementara, data tahun 2019 mulai dari Januari hingga September sebanyak 179 kasus kebakaran.

Khusus untuk bulan September, sebanyak 31 Kasus kebakaran di Kota Makassar.

Berita Terkait
Komentar
Terkini