Abi Zia: Bahasa Inggris Anies Layak Diapresiasi, Jokowi Perlu Dimaklumi

Terkini.id, Jakarta – Postingan seorang netizen di media sosial bernama Abi Zia yang membandingkan kemampuan bahasa Inggris Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Presiden Jokowi, menuai sorotan publik.

Adapun foto tangkapan layar postingan netizen Abi Zia membandingkan bahasa Inggris Anies Baswedan dan Jokowi itu viral usai diunggah pengguna Twitter AhlulQohwah, seperti dilihat pada Senin 16 Mei 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menanggapi postingan Abi Zia tersebut dengan menyinggung soal apakah masyarakat akan mau memilih Anies menjadi presiden meskipun ia mahir berbahasa Inggris.

Baca Juga: Jokowi Jalankan Misi Perdamaian di Ukraina, Yusuf Muhammad: Badan Boleh...

“Masalahnya cuma satu, ada ngga yg mau milih jd presiden?,” cuit netizen AhlulQohwah.

Selain itu, sang netizen juga menyebut jika hanya sekedar mahir berbahasa Inggris orang-orang yang jualan kopi di Kampung Inggris di Pare juga lancar memakai bahasa internasional itu.

Baca Juga: Denny Siregar Sindir Anies Baswedan Akibat Habib Rizieq Minta Cabut...

“Kalo cuma cuma sekedar lancar ngomong inggris di kampung inggris di Pare orang jualan kopi aja bisa mas,” tuturnya.

Dilihat dari foto tangkapan layar postingan Abi Zia tersebut, tampak pemilik akun Zialogi itu awalnya meminta warganet untuk tak membanding-bandingkan kunjungan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat dengan kunjungan Anies Baswedan ke Eropa.

“Sudah jangan banding-bandingkan kunjungan Pak Jokowi ke USA dengan kunjungan Pak Anies ke Eropa,” ujar Abi Zia.

Baca Juga: Denny Siregar Sindir Anies Baswedan Akibat Habib Rizieq Minta Cabut...

Ia pun lantas menyebut bahwa kemampuan komunikasi Anies dengan memakai bahasa Inggris layak untuk diapresiasi.

“Pak Anies punya kemampuan berkomunikasi dengan bahasa Inggris yang layak kita apresiasi,” kata Abi Zia.

Beda halnya dengan Anies, kata Abi Zia, kemampuan bahasa Inggris Presiden Jokowi justru menurutnya perlu dimaklumi.

“Begitupula Pak Jokowi punya kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris yang perlu kita maklumi,” ujarnya.

Bagikan