Sindir Keras Susilawati, Chusnul: Merasa Bermanfaat Bagi Kehidupan, Kenyataan Kerjaannya Cuma Menjilat AHY

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah melontarkan sindiran keras kepada Politisi Partai Demokrat, Susilawati.

Ia menilai bahwa Suliwati merasa bermanfaat bagi kehidupan, namun nyatanya hanya bekerja menjilat Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.

Chusnul Chotimah juga menilai bahwa Susilawati merasa membangun narasi-narasi sehat, namun kenyataannya telah menyebar hoaks berkali-kali.

Baca Juga: Sarankan Demokrat Tidak Seperti Orang Patah Harapan, Achmad Baidowi: Ikut...

Oleh sebab itu, ia meminta kader partai pimpinan AHY ini untuk sering-sering melakukan refleksi diri.

“Merasa membangun narasi-narasi sehat kenyataan berkali-kali sebar had,” kata Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 14 Januari 2022.

Baca Juga: Chusnul Chotimah: Aniesnya Pembohong, Buzzernya Pembohong, Bingung Mereka Cari Cara...

“Merasa bermanfaat bagi kehidupan kenyataan kerjaannya cuma menjiIat AHY. Rajin-rajin bercermin Bu Susilawati,” sambungnya.

Dalam cuitan yang ditanggapi oleh Chusnul Chotimah, Susilawati menyinggung soal gelar lengkap yang ia pasang di nama akun Twitternya, yakni Dr. Susilawati SE., MA., MA., M.Han.

Susilawati bertanya apakah benar bahwa ia adalah satu-satunya orang di dunia yang menyertakan gelar akademik di akun media sosial (medsos).

Baca Juga: Chusnul Chotimah: Aniesnya Pembohong, Buzzernya Pembohong, Bingung Mereka Cari Cara...

Ia menyinggung bahwa pemasangan gelar lengap itu berarti meningkatkan kualitas ber-medsos dengan membangun narasi sehat dan bermanfaat.

“Apakah betul hanya saya satusatunya di dunia yang menyertakan gelar akademik di akun medsos selengkap ini?” kata Susilawati.

“Yang berarti meningkatkan kualitas bermedsos dengan membangun narasi-narasi sehat dan bermanfaat bagi kehidupan,” sambungnya.

Susilawati menilai bahwa selama ini, dunia medsos cenderung ditarik selalu ke arah negatif yang dirasakan, baik di lingkup nasional maupun internasional.

“Mari kita tingkatkan derajat bermedsos lebih manusiawi, menjadi handalan manusia di dunia untuk maju berkembang baik,” katanya.

Bagikan