Terkini.id, Jakarta – Agum Gumelar menceritakan soal pengalamannya ketika bertemu dengan sosok yang dicurigai termasuk dalam kelompok penentang Pancasila.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni (DPP IKAL) Lemhannas Jenderal TNI Purnawirawan (Purn), Agum Gumelar mengatakan bahwa masyarakat harus berhati-hati akan keberadaan kelompok penentang Pancasila.
Agum Gumelar mengatakan hal tersebut karena dirinya pernah bertemu dengan seorang Purnawirawan TNI yang mendukung kelompok penentang Pancasila.
“Saya agak heran kalau ada purnawirawan, apalagi kalau masih aktif ya, yang justru mendukung gerakan yang menentang pancasila. Ini aneh, aneh bin ajaib kalau gini, dan itu ada,” ujar Agum Gumelar, dikutip dari gelora.co, Kamis 23 Juni 2022.
Lebih lanjut lagi, dalam acara ‘Menyikapi Bahaya Terorisme Memasuki Tahun Politik’ ini, Agum Gumelar juga menguraikan secara rinci tentang ciri-ciri kelompok penentang Pancasila tersebut.
- Agum Gumelar Minta Seluruh Alumni Lemhannas Dukung Program Gubernur DKI Jakarta
- Agum Gumelar Minta Iwan Bule Selesaikan Kasus Tragedi Kanjuruhan Sampai Tuntas
- Agum Gumelar Singgung 212: Teriakan Mereka Polisi Musuh, TNI Kawan
- Disoroti Agum Gumelar, Gatot Nurmantyo: Perintah Saja Saya Pasti Datang
- Soroti Gatot Nurmantyo, Jenderal Agum Gumelar: Saya Kasihan dengan Dia
“Ini contohnya agak kurang bagus nih, waktu reuni angkatan saya, ada dua orang yang berpenampilan rada aneh, celananya cingkrang, berjenggot, bintang loh,” kata Agum Gumelar.
Purnawirawan TNI yang diduga termasuk dalam kelompok penentang Pancasila itu juga menyebutkan alasannya mengapa ia berpakaian memakai celana cingkrang.
“Lalu saya tanya, bagaimana sih kok celananya cingkrang begitu, apa jawabannya, dari pada masuk neraka kang. Purnawirawan sapta margais ko bisa ngomong begitu, ini saya yang aneh,” tutur Agum Gumelar.
Agum Gumelar menjelaskan bahwa NKRI dan Pancasila adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dan ditawar.
Agum Gumelar berharap Pancasila dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana mestinya.
“Jadi pancasila dan NKRI itu mohon deh ya tidak usah lagi dipertentangkan, tidak usah lagi diperdebatkan, tinggal sekarang bagaimana menjaga falsafah hidup kita pancasila ini terimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari,” pungkas Agum Gumelar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
