Terkini.id, Jakarta – Sebulan lebih menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mulai mengungkap praktik mafia di perusahaan BUMN tersebut.
Ahok buka-bukaan, bahwa mafia migas yang sering diperbincangkan bahkan diungkap oleh Presiden Joko Widodo memang ada.
Melansir dari cnbc, Ahok mengungkap bahwa mafia migas yang sering-sering disebut oleh Presiden Joko Widodo memang masih ada.
“Mafia iya, orang dalam dan ngajak orang luar. Tujuannya impor dan komisi, hulu sampai hilir biayanya tinggi,” kata Ahok, Senin 6 Januari 2020.
Menurut Ahok, yang membuat impor minyak tidak efisien adalah karena kontrak impor minyak bukannya langsung dari produsen.
- Ribuan Alumni Perikanan Unhas Siap Berkumpul, Diramaikan Pameran UMKM
- Sensasi Bersantap di Ketinggian, Dome Baru Hyatt Place Makassar Tawarkan Pengalaman Premium
- Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP
- Sinergi TNI dan Masyarakat Percepat Akses Vital Penghubung Desa di Jeneponto
- Bank Indonesia Gelar Kembali South Sulawesi Investment Challenge di 2026, untuk Penguatan Investasi Berkelanjutan
Ditambah, kontraknya juga jangka pendek, hanya 3 sampai 6 bulan. “Mayoritas dari Singapura yang masuk,” jelasnya.
Sebelumnya, soal efisiensi beli minyak juga disinggung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Salah satunya adalah dengan membeli BBM atau minyak mentah langsung ke pemasok, tanpa perantara atau trader di pasar.
“Kita sudah mulai tender, bukan melalui trader tapi langsung kepada perusahaan yang menghasilkan minyak,” kata Erick Thohir di Tangerang, Minggu (5/1/20).
Pembelian langsung ini bisa memangkas margin yang tidak perlu. Dia bilang, harga pembelian bisa lebih murah dengan selisih mencapai US$ 5-6 per barel dibandingkan harga minyak yang biasa dibeli Pertamina via trader.
“Selama ini belum dilakukan. ini langsung ke perusahaan, total, tidak ada perantara,” ungkapnya.
Erick Thohir tak bermaksud mengusir perantara. Dia mengapresiasi perantara di pasar yang tetap bersaing dengan harga kompetitif, dan tidak disertai praktik sogok-menyogok.
“Tapi mohon maaf jika sengaja merusak pipa, tangki, itu yang juga harus dilawan dan tentu terus akan kita tekan dengan hal-hal lain,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
