AHY Sebut Zaman SBY Jauh Lebih Baik Dibandingkan Pemerintahan Saat Ini

Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan tatap muka bersama tokoh dan masyarakat, di Hotel M Kabupaten Pinrang, Senin 21 Januari 2019. /Nasruddin

Terkini.id — Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa, di zaman Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jauh lebih baik dibandingkan di zaman pemerintahan saat ini.

Menurut Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, di zaman SBY banyak program pro rakyat, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bidikmisi untuk bantuan masyarakat kurang mampu, Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM) Mandiri, raskin dan program lainnya. Ada juga subsidi BBM, subsidi listrik dan subsidi pupuk bagi petani.

“Kondisi empat tahun terakhir ini rakyat rasakan banyak rakyat merasakan tidak menjadi lebih baik bahkan lebih buruk dari pemerintahan sebelumnya (SBY),” ujar AHY ditemui usai melakukan tatap muka bersama tokoh dan masyarakat, di Hotel M, Kabupaten Pinrang, Senin 21 Januari 2019.

Putra SBY ini menambahkan, pemerintahan saat ini masyarakat jadi susah, diperparah dengan harga bahan pokok yang semakin mahal. Belum lagi kelangkaan BBM jenis premium sehingga harus membeli pertamax yang harganya mahal.

Olehnya itu, ia menawarkan ke masyarakat 14 program prioritas Partai Demokrat yang diklaim pro rakyat diantaranya, ciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, kelolah keuangan dan tingkatkan pelayanan BPJS, dengan mengutamakan golongan kurang mampu.

Kemudian berikan subsidi listrik untuk golongan kurang mampu dan sediakan secara cukup BBM premium, pertahankan subsidi pupuk untuk petani, stop impor pangan ketika musim panen, tingkatkan gaji pegawai, angkat secara bertahap guru dan honorer, lanjutkan pembangunan infrastruktur, berikan perlindungan hukum kepada rakyat, dan jaga kebhinekaan dan kerukunan.

“Kita berharap di Pemilu 2019, masyarakat dapat memilih Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat. Kalau anggota Demokrat banyak di parlemen, kita akan kembalikan program pro rakyat, kita tidak berjanji, tapi ini sudah diterapkan pada zaman SBY,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini