Terkini.id, Jakarta – Seorang Akademisi dari Cross Culture, Ali Syarief mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini membangun ajaran dari Nasionalisme, Agama, dan Komunis.
Hal itu disebut Ali Syarief saat mengungkapkan bahwa Presiden Soekarno dikenal sebagai pemimpin yang menerapkan paham Nasakom lebih awal.
Hal itu disampaikan Ali Syarief melalui akun Twitternya pada Minggu, 19 September 2021.
“Ngurutnya begini: BK itu pahamnya Nasakom. Demokrasinya Sosio Demokrasi,” ujar Ali Syarief seperti dikutip terkini.id dari Galamedia.
Tak sampai situ, Ali Syarief dalam narasinya mengatakan bahwa pemerintah yang disebutnya sebagai rezim Jokowi saat ini juga membangun paham Nasakom di Indonesia.
- Ali Syarief Ngaku Dapat WA dari Jenderal: Isinya, Revolusi Cara Perbaiki Kondisi Negara
- Istri Ferdy Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Ali Syarief: Istana Kaisar Sambo Mulai Terdengar!
- Singgung Citra Polri, Ali Syarief: Ferdy Sambo Monumen Kebiadaban Polisi
- 31 Anggota Terbukti Langgar Etik Kasus Brigadir J, Ali Syarief Sebut Ini Konspirasi Kriminal
- Nikita Mirzani Jadi Tersangka, Ali Syarief: Kena Batunya si Penista Ulama
Hal itu jelas tertuang dalam lanjutan cuitannya.
“Sekarang ajaran Nasakom sedang dibangun oleh rezim Jokowi,” ucap akademisi cross culture tersebut.
Lebih lanjut, Ali Syarief juga membeberkan sejumlah ciri-ciri yang menunjukkan bahwa paham Nasakom saat ini terbukti kuat kembali hidup.
Katanya, paham Nasakom itu identik dengan kebebasan berpendapat, anti agama, hingga centralized.
“Cirinya ada pada soal kebebasan berpendapat, anti agama, centralized, dst,” ungkapnya.
Sontak, pernyataannya tersebut pun menuai beragam komentar dari warganet.
“Iya pak, karakter pendidikan pertama BK yaitu komunis sebelum ketemu Tjokroaminoto. Beda hal deng H. Agus Salim yang didasari dengan pendidikan Agama walaupun mereka satu guru dengan Tjokroaminoto,” tulis warganet.
“Setelah belajar dengan Tjokroaminoto, barulah BK membentuk Nasakom (penggabungan),” sambung dia.
“Yang sudah kelihatan nyata anti agamanya,” tulis akun lainnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
