Makassar Terkini
Masuk

Akademisi Sebut Habib Bahar Racun Masyarakat, Jenderal Dudung Harus Sikat Habis!

Terkini.id, Jakarta – Seorang akademisi Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) Rudi S Kamri menyebut pendakwah Habib Bahar bin Smith dengan sebutan racun masyarakat.

Tak hanya itu, Rudi S Kamri juga meminta agar KSAD Jenderal Dudung Abdurachan segera bergerak cepat untuk menyikat Habib Bahar bin Smith yang dinilai telah meracuni otak masyarakat.

Ya, Rudi menilai, pernyataan yang dilontarkan Habib Bahar kepada Jenderal Dudung sudah kelewat batas.

Menurutnya, pernyataan Jenderal Dudung soal Tuhan bukan orang arab sebenarnya biasa saja akan tetapi digoreng lagi oleh Habib Bahar bin Smith.

“Bagi saya sudah keterlaluan, dia dengan rasa tidak ada hormat ke pejabat atau orang yang lebih tua mengatakan jenderal baliho,” ujar Rudi, dikutip terkini.id dari Hopsid, Senin, 13 Desember 2021.

“Kemudian dia mengatakan, ‘kalau tidak ada orang arab ke Indonesia, mungkin Dudung masih menyembah pohon’,” ucapnya melanjutkan.

Terlebih, ujarnya, Habib Bahar juga terkesan mengadu domba antara Jenderal Dudung dengan etnis arab yang ada di Indonesia.

Rudi pun menilai bahwa ujaran kebencian dari Habib Bahar sangat menyesatkan dan meresahkan masyarakat, khususnya persatuan dan kerukunan antar umat beragama.

“Yang membuat saya heran, tidak ada kebencian dari Jenderal Dudung kepada orang arab, tapi dengan Habib Bahar diolah, diputar seolah-olah Jenderal Dudung benci orang arab,” papar Rudi.

“Ini kan defiasi, penyimpangan, penyesatan yang dilakukan oleh Bahar Smith dan teman-temannya,” jelasnya.

“Kita sudah lihat dari video ceramahnya bagaimana otak bani kadruniah ini sedang dicuci oleh Bahar bin Smith,” sambungnya.

“Jujur saya menunggu ketegasan KASAD untuk menyikat habis racun-racun bagi masyarakat Indonesia seperti Bahar bin Smith karena kalau dibiarkan terus-menerus bakal ngelunjak,” tukasnya.