Terkini.id, Makassar – Banjir kembali terulang di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar. Hal serupa terjadi pada Desember 2020. Banjir yang ada saat ini berada pada ketinggian hingga 1,5 meter.
Pemerintah Kota Makassar mencatat mencatat ada 125 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi akibat terdampak banjir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhamamd Rusli mengatakan berdasarkan pendataan sementara, sudah ada 500 rumah yang terendam banjir.
“Laporan untuk Manggala ini 125 KK jadi lebih sedikit dari yang bulan Desember 2020 kemarin. Jumlah rumah kurang lebih 500,” kata Rusli, Rabu, 20 Januari 2021.
Menurutnya, ratusan korban banjir bandang itu kini mengungsi di masjid dan rumah tetangga yang lokasinya tak terdampak banjir.
Rusli menyebut pihaknya sudah memberi bantuan kepada pengungsi, seperti bahan pokok dan perlengkapan istirahat.
- Momentum Hardiknas, BNI Perluas Program Beasiswa hingga Wilayah 3T
- Suwardi Nahkodai Kosgoro 1957 Nunukan 2026--2031, Siapkan Program Pemberdayaan Masyarakat
- Dr Aspa Muji Resmi Dilantik Pj Sekda, Langkah Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jeneponto
- Perkara Peredaran 544 Kayu Ilegal di Makassar Masuk Tahap II, Tersangka dan Barang Bukti Dilimpahkan
- Program Aku Hatinya PKK Jadi Andalan Makassar Perkuat Ketahanan Pangan
“Seperti selimut, sarung dan lain sebagainya. Kita memang sudah menyiapkan sebatas itu,” sambung Rusli.
Sementara, Camat Manggala, Anshar Umar mengaku bahwa pihaknya terus memantau situasi di lokasi banjir. Menurutnya, bantuan kebutuhan pokok saat ini menjadi perhatian utama demi keberlangsungan hidup para pengungsi.
“Iya sudah, bantuan-bantuan juga kita terus berikan,” ucap Anshar.
Sementara banjir pada Desember 2020 dipicu hal yang sama, intensitas hujan yang tinggi menimbulkan banjir dan genangan di sejumlah titik. Akibat banjir di 4 kelurahan di Kecamatan Manggala, 1.917 kepala keluarga (KK) mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Di Manggala itu kurang lebih 1.917 KK (yang harus mengungsi),” ungkapnya.
Sebanyak 1.917 KK yang mengungsi berasal dari Kelurahan Antang, Tamangapa, Batua, dan Kelurahan Manggala. Para warga yang terdampak banjir itu menjadikan masjid sebagai tempat mengungsi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
