Terkini.id, Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Makassar mencatat dari 12 kecamatan yang terdampak banjir pada Senin, 13 Februari 2023, tersisa 4 kecamatan yang masih tergenang. Data tersebut dikeluarkan per 16 Februari 2023.
Adapun kawasan tersebut, antara lain, Kecamatan Manggala dengan 4 kelurahan terdampak, Manggala, Antang, Batua, dan Tamangapa. Kecamatan Biringkanayya dengan 3 kelurahan terdampak, Katimbang, Paccerakkang, Sudiang.
Sementara, Kecamatan Rappocini dengan kelurahan terdampak yakni Karungrung. Terakhir, Kecamatan Tamalate di kelurahan Pa’baeng-baeng. Adapun total pengungsi di 21 titik yakni sebanyak 923 jiwa.
Kepala BPBD Makassar, Ahmad Henra Hakamuddin mengatakan pihaknya terus melakukan siaga bencana di daerah-daerah yang masih terdampak. Ia mengatakan ada 60 personel yang bergerak untuk membantu masyarakat.
“Kita akan terus memantau titik genangan dan melakukan pendataan jumlah masyarakat yang mengungsi. Kami juga melakukan pendampingan di lokasi pengungsian,” kata Ahmad Henra, Kamis, 16 Februari 2023.
Salah satu penyebab banjir di Kota Makassar lantaran sistem drainase masih buruk. Berdasarkan data RPJMD Kota Makassar, persentase jalan yang memiliki trotoar dan drainase atau saluran pembuangan (minimal 1,5 m) tahun 2016- 2020 hanya sebesar 40.28% dari total panjang jalan 1.593,46 km.
Hingga kini, belum ada penambahan panjang jalan yang memiliki trotoar dan drainase. Pemerintah perlu serius melakukan perencanaan untuk memberikan perlindungan semaksimal mungkin bagi warga atas kemungkinan bencana banjir.
Pada umumnya, kawasan yang sering mengalami banjir di Kota Makassar terkonsentrasi di daerah dengan elevasi 1-4 m dpl serta pada daerah dengan sistem drainase yang tidak memadai.
Berdasarkan topografinya, Kota Makassar dikategorikan sebagai dataran landai dengan ketinggian mencapai 1-22 m dpl.
Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya banjir atau luapan air yang juga didukung oleh sistem drainase kota yang belum optimal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
