Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Sulawesi Selatan dalam Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) melakukan kegiatan ‘Start Up Workshop Peningkatan Kapasitas BDSP’ yang dilaksanakan di Hotel Claro, Makassar selama 2 hari, 9 – 10 April 2021.
Kegiatan berupa workshop ini untuk meningkatkan kapasitas BDSP agar lebih mengakomodasi kebutuhan wirausaha pertanian muda dan untuk mengarusutamakan pemuda dalam kegiatan mereka. Seperti dijelaskan oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Dr. Idha Widi Arsanti saat membuka acara “Kegiatan kali ini dalam rangka melanjutkan kegiatan sebelumnya yaitu melihat kesiapan Business Development Service Providers (BDSP) dalam menyentuh target Program Yess”, Jelasnya.
Lanjutnya, “Pada kegiatan ini akan dilihat, ditentukan BDSP mana yang kemudian melihat kebutuhan mereka apa saja sehingga dalam kegiatan Yess dapat menyentuh target”, Kata Idha menambahkan.
Adapun kegiatan yang dilakukan selama workhop antaralain mengembangkan lingkungan yang kondusif bagi petani dan wirausaha muda melalui penguatan kapasitas PLUT, P4S, dan BDSP terpilih, mengembangkan jangkauan BDSP/Plut di Kabupaten Bone, Bulukumba, Bantaeng, dan Maros.
Konsultan PPIU Sulsel juga menjelaskan bahwa setelah kegiatan ini, BDSP yang telah ditetapkan, kemudian mereview, mengidentifikasi kebutuhan masing-masing dan diharapkan kedepannya dapat memfasilitasi Calon Peserta Calon Lokasi (CPCL) yang saat ini sudah didata.
- Polbangtan Dukung Program Cetak Sawah di Gowa, Kapusdiktan Dorong Mahasiswa Terlibat Wujudkan Swasembada Pangan
- Siapkan Generasi Unggul, Polbangtan Kementan Kukuhkan Mahasiswa Baru
- Job Fair Polbangtan Gowa Buka Peluang Kerja Bagi Ratusan Pencari Kerja
- Cetak Wirausaha Muda Pertanian, Inilah Gebrakan Polbangtan Kementan
- Polbangtan Gowa Sukses Audit Surveillance ISO, Menjamin Penyelenggaraan Pendidikan Bermutu dan Berkelanjutan
Kegiatan ini diikuti 58 orang, yang terdiri dari Kepala Pusdiktan, Direktur Polbangtan Gowa, trainer, konsulltan PPIU Sulsel, dan peserta yang terdiri dari komponen yang mewakili BDSP terpilih dari Kabupaten Bone, bulukumba, Bantaeng, dan Maros.
YESS adalah salah satu sinergi program antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). YESS dirancang untuk mengembangkan potensi generasi muda dan regenerasi petani di pedesaaan untuk menjadi wirausahawan muda dan tenaga kerja profesional di bidang pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Indonesia memerlukan adanya regenerasi petani dan transfer teknologi dalam rangka pembangunan pertanian nasional, terutama mengubah manajemen usaha.
“Transformasi mau tidak mau akan mengubah cara kita menjalani manajemen usaha pertanian, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Saya yakin di tangan generasi milenial pembangunan pertanian akan lebih mudah dicapai,” tutur Mentan.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan bahwa program YESS akan meningkatkan minat generasi muda untuk menekuni sektor pertanian.
“Setelah mereka tertarik, kita akan tingkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka sehingga mampu menjadi petani milenial atau wirausaha pertanian yang sukses. Kita buktikan bahwa pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, prospektif dan menguntungkan, serta dapat menurunkan angka pengangguran serta terjadinya urbanisasi,” tegas Dedi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
