Terkini.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Rudy Pieter Goni (RPG) mengecam keras aksi bom bunuh diri di Kota Makassar, yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK).
Seperti diketahui, aksi bom bunuh diri terjadi di depan gereja katedral katolik Makassar, saat jemaat melaksanakan ibadah, Minggu 28 Maret 2021, sekitar pukul 11.00 WITA.
“Perilaku teror atas nama apa pun di muka bumi ini tidak dapat ditolerir. Jalur hukum adalah jalur terbaik menyampaikan pesan dan harapan. Demonstrasi juga ada alat demokrasi menyampaikan suara dan harapan. Media adaalah alat yang paling tepat dalam menyuarakan aspirasi, harapan, kritikan dan apa pun untuk bangsa,” ungkap
Sekretaris DPD PDIP Sulsel ini menyebut bahwa apa yang terjadi hari ini adalah tindakan tidak terpuji.
“Yang korban tidak mengetahui apa-apa, bahkan sangkut paut dengan apa yang mereka ingin perjuangkan,” ujarnya.
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
- Rapat Paripurna DPRD Sulsel, PPP Pertanyakan Hilangnya Potensi Pendapatan Rp1 Triliun
- Lukman B Kady Serap Aspirasi Warga Bontoala Saat Pengawasan APBD 2026
- DPRD Sulsel Bahas Ranperda Kenaikan Pajak Kendaraan, Bapenda Sepakat Naikkan Tarif
- Ketua DPRD Sulsel Siap Kawal Aspirasi BADKO HMI Sesuai Kewenangan Pemerintah
Ia berharap, pihak polisi dapat bekerja cepat untuk mengungkap motif dan pelaku serta jaringannya, sehingga menciptakan rasa aman di masyarakat.
“Masyarakat harus tetap tenang, jaga kewaspadaan dan tingkatkan solidaritas serta kesetiakawanan. Teror tidak ada tempat di negeri beradab dan menjunjung tinggi persaudaraan dan kemanusiaan,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
