Terkini.id — Ketua Partai Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) menyayangkan kasus penikaman yang dialami salah satu relawan Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman), Musjaya, Sabtu 7 November 2020.
ARA yang juga Panglima Sekretariat Bersama (Sekber) Parpol pengusung Appi-Rahman ini bahkan menyebut penikaman yang terjadi di area debat publik Pilwali Makassar 2020 ini sebagai bentuk teror.
“Kami sangat menyayangkan terjadi penikaman kepada relawan kami Paslon nomor urut 2, kami meminta pihak Kepolisian menangkap segera pelakunya dan akan kami kawal terus ini,” tegasnya.
Tak ingin menuduh, namun ARA melihat kejadian ini adalah upaya untuk membuat teror dan menginginkan Pilwali Makassar ini tidak kondusif.
“Yang melakukan teror itu kampungan, ingin membuat gaduh dan tak ingin melihat kondisi Pilwali di Makassar ini tidak kondusif,” sambungnya.
- Arodian Molis Buka Showroom di Gowa, Tawarkan Motor Listrik Roda Tiga yang Hemat Biaya 4 Kali Lipat
- Ngaku Rumah Digeledah dan Anak Diancam Diseret Kasus PBG Gowa, Saksi Minta Perlindungan Kapolri dan DPR RI
- Temui Gubernur Sulsel, IAS: Golkar Selalu Sejalan dengan Pemerintahan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dukung Sidak Pemkot Makassar, Pastikan LPG 3 Kg Tersedia di Pangkalan Resmi
- Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Makassar Munafri Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
Lebih lanjut ARA menyebut seharusnya kejadian ini tidak perlu terjadi.
Dalam konstalasi Pilkada menurutnya tak perlu ada gesekan fisik, melainkan menjadi ajang pesta rakyat dan adu gagasan bagi calon-calon pemimpin.
“Mari kita berkelahi gagasan, tidak berkelahi fisik walaupun sangat bisa kita lakukan tapi kami menghindari itu. Kami ingin melihat kota Makassar kondusif,” tuturnya.
Pada kesempatan ini ARA juga menyayangkan di area debat publik perdana di gedung Kompas Gramedia, Jl Palmerah, Jakarta, masih ada pengerahan massa dari salah satu Paslon.
“Juga kami menyayangkan banyak sekali pengerahan massa di lokasi padahal sudah diingatkan bahwa ini digelar jauh-jauh di Jakarta supaya tidak ada lagi kerumunan,” ucapnya.
Sebagai penutup ARA mengimbau kepada seluruh relawan Appi-Rahman tetap tenang dan tidak terpancing emosi menanggapi kejadian ini.
“Kami Meminta ke pendukung Appi-Rahman tetap tenang, jangan terpancing emosi, biarkan mereka yang emosi, mari kita ciptakan Pilkada yang kondusif tanpa kekerasan,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
