Terkini.id, Jakarta – Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera ikut mengomentari soal akun pegiat media sosial Ade Armando yang belum lama ini ditangguhkan pihak Twitter.
Politisi PKS itu mengatakan, penangguhan akun Twitter Ade Armando sudah sesuai aturan dan kaidah bermedia sosial.
Menurut Mardani, dalam aturan dan kaidah bermedia sosial tersebut semua pihak dilarang untuk menyebar konten hoax yang merusak.
“Baik oposisi atau koalisi aturannya jelas, jangan sebar hoax dan konten yang merusak,” ujar Mardani Ali Sera, Senin 9 Agustus 2021 seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.
Oleh karena itu, Mardani berharap penangguhan akun Ade Armando bisa dijadikan pelajaran bagi semua pihak agar ke depannya menggunakan media sosial secara positif.
- Ketum PSI, Kaesang Pangarep Tegur Keras Ade Armando
- Kader PSI Ade Armando: PDIP Partai Sombong, Kesombongan Mereka Mahal
- Ade Armando Resmi Gabung dengan Partai PSI, Bakal Diumumkan Sore Ini
- Ade Armando Yakin Anies Baswedan Bakal Menang Jika Ganjar Pranowo Tak Maju
- Ade Armando Prediksi Anies Baswedan Akan Libatkan Politisasi Islam di Pilpres 2024
“Ini jadi pelajaran agar ruang publik kita agar diisi dengan ide dan gagasan terbaik yang sehat,” kata Mardani.
Selain itu, Mardani menyebut beberapa kali dirinya dan rekan-rekannya juga mengalami peristiwa di mana akun media sosial Twitter pribadi mereka ditangguhkan.
“Kami juga beberapa kali kena dan perbaiki diri, habis itu jalan lagi. Ketiga, ini jadi pelajaran agar ruang publik kita agar diisi dengan ide dan gagasan terbaik yang sehat,” ucapnya.
Menurut Anggota DPR Fraksi PKS ini, penangguhan akun media sosial milik tokoh publik seperti Ade Armando merupakan hal yang wajar bagi masyarakat Indonesia.
“Wajar, kita masih belajar berdemokrasi. Asal mau memperbaiki diri,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
