Alasan Penjabat Walikota Makassar Berhentikan Tiga Direksi Perusahaan Ini

Penjabat Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb telah memberhentikan tiga Direksi Perusahaan Daerah Kota Makassar. Pemberhentian tersebut terhitung sejak, Senin 9 Desember 2019 kemarin.

Adapun yang diberhentikan antara lain Direksi PD Pasar Makassar Raya, PD Parkir, dan PD Terminal.

Iqbal mengatakan bila pemberhentian Direksi tersebut lantaran jabatannya yang telah habis. Ia pun menegaskan bila Plt yang menggantikan hanya menjabat beberapa hari saja.

“Semua sudah habis periodenya Perusda ini. Di Plt-kan hanya beberapa hari saja. Desember ini sudah harus ada Direksi definitif,” ungkap Iqbal.

Senada dengan itu, Asisten II Pemerintah Kota Makassar, Sittiara Kinang membenarkan bila alasan pemberhentian para Direksi tersebut lantaran masa periode kerja mereka yang sudah habis.

Tahun ini, kata Sittiara, para Direksi Perusda tersebut sudah melewati masa kerja sehingga harus diberhentikan.

“Mereka sudah lewat periodenya, jadi kita memang harus ganti,” kata Sittiara.

Para Direksi ini digantikan sementara oleh beberapa pimpinan SKPD di lingkup Pemerintah kota Makassar.

Plt Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya dijabat oleh Andi Muhammad Yasir (Kadis Perdagangan), Plt PD Parkir dijabat oleh Andi Bukti Djufrie (Kadis DPM-PTSP), dan Plt PD Terminal dijabat oleh Muhammad Mario Said (Kadis Perhubungan).

Untuk Direksi definitif yang baru, Sittiara mengatakan akan segera melaksanakan seleksi. Ia menyebut pemerintah kota bakal melakukan lelang terbuka dalam memilih Direksi PD baru.

Lelang tersebut, kata dia, sementara dipersiapkan. Rencananya, sebelum memasuki tahun 2020, seluruh direksi telah terpilih secara definitif.

“Nanti kita akan adakan lelang untuk definitifnya. Sementara dipersiapkan lelangnya ini. Tunggu-tunggu saja,” ucap Sittiara.

Salah satu direksi yang diberhentikan, Saharuddin mengaku belum mendapat surat pemberhentian dari Pemerintah Kota. Sahar yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional PD Pasar Makassar Raya ini mengaku belum mendapat surat resmi dari pemerintah karena memamg masih berada di luar kota sejak Senin.

Ia mengaku hanya mendapat pemberitahuan jika dirinya diberhentikan dari teman direksi lainnya.

“Saya ndak tahu tadinya kalau diberhentikan karena sejak Senin di luar Makassar. Cuma diberitahu sama direksi yang lain kalau diberhentikan. Mungkin suratnya masuk ke kantor ki, kan saya ndk ke kantor sejak Senin,” jelasnya.

Sementara Plt Dirut Terminal, Muhammad Mario Said mengungkapkan dirinya belum memiliki gambaran soal pengembangan perusahaan. Namun, Ia  mengatakan akan segera berkoordinasi dengan jajaran PD Terminal lainnya.

Untuk masa jabatannya, Mario mengungkapkan dirinya diamanahkan menjadi Plt Dirut PD Terminal hingga enam bulan ke depan. Namun bisa saja berakhir sebelum enam bulan jika telah ada direksi definitif.

“Kalau SK yang saya terima sampai enam bulan. Tapi bisa saja berhenti tengah jalan kalau sudah ada direksi yang definitif,” ungkapnya.

Komentar

Rekomendasi

Soal Polemik Sampah Menumpuk di TPA Tamangapa, Masyarakat Menuntut

Siagakan 47 Puskesmas, Cara Pemkot Makassar Cegas Virus Corona

Tak Ada Penghapusan Honorer, Justru Pengalihan Status Pegawai

Jelang Pilwali Makassar 2020, None-Fauzan Mencuat

Hanya Eselon Ini yang Bisa Parkir di Ruang Lingkup Balai Kota Makassar

Didampingi IAS, Deng Ical Silaturahmi Bersama Ribuan Tim Ucok Community

Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Aksi Kampanye ‘Stop Diskriminasi Kusta’

NasDem Beri Sinyal Usung Danny Pomanto, Surya Paloh: Catatan Tidak Boleh Kalah

Appi Ingin Hapus Iuran Sampah Jika Jadi Walikota Makassar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar