Terkini.id, Jakarta – Habib Reza Syahab mengaku dirinya sakit hati saat eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengklami dirinya dipaksa saat persidangan.
Habib Reza merasa dirinya tak berguna saat melihat imam besar menurutnya dinistakan.
“Ketika ana (saya) melihat itu jujur wallahi di dalam hati ana sendiri tuh merasa seperti gue ini gak ada guna, maksudnya itu dalam artian, gue ini ngeliat imam besar seperti ini dihinakan, dinistakan dan didorong-dorong,” ujarnya, dikutip dari Pikiran Rakyat, Rabu, 24 Maret 2021.
Bahkan, kata Habib Reza, HRS dipaksa untuk ikuti persidangan.
“Bahkan sampai dipaksa untuk melakukan sidang online tersebut yang mana itu imam besar sendiri tidak mau tapi imam besar dipaksa,” imbuhnya.
- Habib Rizieq Sebut Panitia Reuni 212 Diancam dan Difitnah
- Habib Rizieq Sebut Akan Bawa Kasus KM 50 ke Forum Luar Negeri
- Ketemu Habib Rizieq, Ustadz Abdul Somad: Beliau Tak Pernah Rugikan Negara
- Kasus Brigadir J Dikaitkan KM 50, Habib Rizieq: Allah Punya Cara Indah yang Gak Terlintas di Benak Kita!
- Alvin Lim: Habib Rizieq Benar, Kasus KM 50 Penuh Rekayasa
Tak hanya itu, Habib Reza menilai bahwa alasan HRS tak mau hadiri sidang virtual karena HRS merasa didiskriminasi.
Lebih lanjut, Habib Reza juga mengungkapkan bahwa dirinya sakit hati ketika melihat video persidangan HRS yang beredar.
“Kenapa imam besar gak mau, salah satu alasannya adalah mendiskriminasi beliau, itu juga sangat merugikan beliau, jujur ana ketika melihat video itu membuat hati ini ana sakit, hati ana marah,” tuturnya.
Saking sakit hati, Habib Reza bahkan mengecam aparat yang memaksa HRS untuk ikut sidang virtual.
“Mereka-mereka yang memaksakan imam besar maka akan saya paksa juga mereka nanti di hari kiamat untuk masuk ke dalam nerakanya Allah SWT,” ancamnya.
“Mereka ini para aparat dan juga para keparat yang memaksakan imam besar untuk hadir di sidang online sedangkan imam besar tidak ingin,” imbuhnya.
Diketahui pada sidang sebelumnya dibawa ke ruangan yang sudah disiapkan untuk mengikuti sidang virtual.
Dilansir dari Detik, Rizieq mengaku dirinya dipaksa dan didorong serta dihinakan dalam mengikuti sidang tersebut.
“Saya didorong, saya tidak mau hadir. Saya sampaikan ke majelis hakim, saya tidak ridho dunia akhirat. Saya dipaksa, didorong, dihinakan,” ucap Habib Rizieq.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
