Terkini.id, Jakarta – Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY benar-benar serius menanggapi pengkudetaan Partai Demokrat yang tampaknya memang bukan isapan jempol belaka.
Pasalnya, kudeta yang (diisukan) dilakukan kubu Jhoni Allen Cs sampai-sampai-sampai membuat Presiden RI ke-6 itu menerjunkan pasukan khusus untuk melakukan penyelidikan.
Dilansir dari tribunnews, politisi partai Demokrat, Andi Arief, bahkan secara terang-terangan membongkar persiapan pelaksanaan kongres yang akan dilakukan sejumlah pihak di sebuah hotel di Deli Serdang, Sumatera Utara.
“Ini bukan desas-desus Pak Moeldoko dan sebagian kader akan melakukan kudeta. Temuan tim kami terjadi di Hotel The Hill di Sibolangit Kab Deli Serdang,” tulis Andi Arief di akun media sosial Twitternya pada hari Kamis ini, 4 Maret 2021.
- Gaya Politiknya Disebut Mirip Ketua PKI, Hasto Kristiyanto Buka Suara
- Politikus Demokrat Sebut Puan Maharani Bisa Menang Jika Semua Ditangkap
- Andi Arief Sebut Puan Bisa Menang Pilpres Asal Lawan Politik Ditangkap, Ruhut Sitompul: Halunya Berkepanjangan
- Singgung Jokowi, Andi Arief: Pilpres 2024 Hampir Dipastikan Tidak Adil
- Kamaruddin Simanjuntak Ngaku SBY Pernah Sujud Sembah Dirinya, Andi Arief: Kesurupan Jadi Tuhan!
Andi Arief menerangkan bahwa berdasarkan temuan dari timnya yang menyelidiki di lapangan, kegiatan tersebut bukan mengatasnamakan partai Demokrat, melainkan atas nama kegiatan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia alias GAMKI.
Rencananya, kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari ke depan dan dimulai dari hari ini, Kamis 4 Maret 2021.
“Setelah tim kami sampai di lokasi, meminta informasi ke resepsionis menanyakan kegiatan Demokrat. Akan tetapi, resepsionis menjawab kegiatan Demokrat tidak ada. Akan tetapi, yang ada kegiatan GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) yang dilaksanakan selama tiga hari. Kamis, Jumat, & Sabtu,” paparnya.
Informan Partai Demokrat itu pun sempat memotret daftar tamu yang akan datang pada acara tersebut.
Diketahui terdapat sejumlah nama yang selama ini ramai diperbincangkan. Beberapanya ialah Jhoni Allen, Nazarudin, Marzuki Alie, Moeldoko, dan Darmizal.
“Setelah kami cek meminta siapa yang datang tamu-tamu dari luar kota, maka ditemukan sejumlah nama, seperti Jhoni Allen, Nazarudin, Marzuki Ali, Moldoko, Darmizal, Ahmad Yahya, Max Sopochua, dll,” beber Andi Arief.
Lebih lanjut, Andi turut menjelaskan bahwa timnya belum menemukan atribut partai Demokrat di lokasi kegiatan.
“Di lokasi kegiatan belum ditemukan atribut partai Demokrat. Dari daftar tidak ada ditemukan para Ketua DPC se-Sumatera Utara. Kalau ada nama-nama, bukan mantan pengurus yang sudah tidak menjabat lagi di DPD dan DPC beberapa provinsi dan kabupaten,” jelasnya.
Untuk itu, Andi dengan yakin menyatakan bahwa Moeldoko memang benar-benar serius untuk mengambil alih partai Demokrat, meski harus menempuh berbagai cara dan jalan.
“Seperti yang pernah kami sampaikan, Pak Moeldoko akan menggunakan cara gila-gilaan. Yang penting ada KLB tanpa izin majelis tinggi dan mengikutsertakan peserta ilegal,” tutur Andi.
“Bayangkan, untuk mengkudeta Demokrat, menggunakan dan memanipulasi nama GAMKI pun dilakukan. Seperti diketahui DPD dan DPC Demokrat resmi semua solid tidak mengikuti KLB nekat ini,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
