Anggota Bamus Salah Gunakan Surat Keterangan Sakit, FKMJ Bakal Lapor ke BK DPRD Jeneponto

Ketua Forum kajian masyarakat Jeneponto (FKMJ), Masugi Ranca

Terkini.id, Jeneponto – Forum Kajian Masyarakat Jeneponto (FKMJ) bakal melaporkan anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Jeneponto yang tidak hadir pada rapat Bamus, 9 Januari 2020 yang lalu.

Hal itu diungkapkan Ketua Forum Kajian Masyarakat Jeneponto (FKMJ), Masugi Ranca kepada terkini.id.

“Insya Allah, Senin 20 Januari 2020, kami akan melaporkan hal itu ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Jeneponto,” kata Masugi Ranca.

Dia menduga anggota Bamus DPRD Jeneponto sengaja mengulur-ulur waktu dan cenderung berniat menggagalkan, memanipulasi proses pergantian pimpinan DPRD Jeneponto.

“Kami yang tergabung dalam FKMJ bergerak untuk menyelamatkan DPRD Jeneponto, khususnya badan musyawarah, yang seyogyanya bekerja menjalankan aturan  hukum sebagaimana yang telah diatur dalam UU MD3,” jelas Masugi.

Menurutnya, Anggota DPRD Jeneponto yang tergabung dalam Badan Musyawarah (Bamus) seharusnya menjaga marwah dan kehormatan DPRD Jeneponto, bukan melakukan political coruption.

“Untuk itu kita akan desak Badan Kehormatan DPRD Jeneponto, untuk memanggil anggota Bamus yang tidak hadir pada rapat, 9 Januari 2020 lalu,” tegasnya.

Selain itu, FKMJ juga akan mendesak BK DPRD Jeneponto untuk mengungkap surat keterangan sakit Ketua DPRD Jeneponto, Hj Salmawati yang dijadikan alasan untuk tidak hadir pada rapat Bamus DPRD Jeneponto, 9 Januari 2020 lalu.

“Kami menduga keterangan sakit dari RS itu sebagai akal-akalan untuk tidak hadir pada rapat Bamus saat itu dan telah mengelabui pihak dokter RS agar diberi surat keterangan sakit,” jelasnya.

Dia menduga hal itu, karena Ketua DPRD Jeneponto, Hj Salmawati yang diberi surat keterangan sakit untuk istirahat selama 5 hari, namun dia berkeliaran menghadiri pesta.

“Faktanya beredar foto di medsos Ketua DPRD Jeneponto menghadiri acara Mappaccing dan pengajian pernikahan putri Kepala Desa Bangkaloe Kecamatan Bontoramba, yang berlangsung 9 Januari 2020 malam, dan juga menghadiri resepsi pernikahan adik kandung Camat Bontoramba 10 Januari 2020,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui tugas Badan Kehormatan DPRD yakni, memantau dan mengevaluasi disiplin dan atau kepatuhan terhadap moral, kode etik, dan atau peraturan tata tertib  DPRD dalam rangka menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD dan meneliti dugaan pelanggaran yang dilakukan anggota DPRD terhadap peraturan tata tertib dan atau kode etik DPRD.

Komentar

Rekomendasi

Wow, Anak Bupati Jeneponto Resmi Dilamar dengan Mahar 12,5 Hektar Penuh Nikel dan Puluhan Ternak

Dilaporkan Hilang, Perhiasan Milik Peserta Tes CPNS di Jeneponto Ternyata Tercecer

Lewat Pertandingan Persahabatan Sepak Bola, Bupati Jeneponto dan Konawe Adu Strategi

Kunjungan ke Jeneponto, Wakil Gubernur Sulsel Bahas Ini

Mahasiswa KKN UMI Gandeng Polisi dan Dinkes Jeneponto Gelar Penyuluhan Narkoba

IPSI Jeneponto Raih 12 Medali Turnamen Banyuwangi International Championship I 2020

Lulus Passing Grade SKD CPNS Jangan Senang Dulu, Simak Penjelasan Soal Kriteria ke SKB

Bupati Jeneponto Buka Pekan Panutan Penyampaian SPT

Wakil Bupati Jeneponto Pimpin Upacara HKN

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar