2020, Tanjakan ‘Angker’ Ini Bakal Disulap Jadi Rest Area Jeneponto

Finalisasi ekspose laporan akhir ded pembangunan rest area, kemarin, 8 Oktober 2019 yang bertempat di Ruang Rapat Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Provinsi Sulsel

Terkini.id,Jeneponto – Tanjakan di Karamaka, jalan menanjak dan berputar ini terdapat di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto Jeneponto yang terletak di sebuah perbukitan, Karamaka di Jeneponto dikenal angker dan cukup sering memakan korban.

Melewati tanjakan Karamaka yang terletak sekitar 60 kilometer dari Makassar. Pengendara  harus ekstra hati-hati. Karena anggapan bahwa tempat tersebut angker, dan dihuni makhluk gaib.

Namun, di tahun 2020 di area tanjakan Karamaka itu bakal menjadi tempat istirahat atau dikenal secara lebih luas sebagai rest area.

Ekspose rencana pembangunan reast area itu telah di lakukan baik di Pemkab Jeneponto maupu ekspose di Pemprov Sulsel.

Kadis Perkimtan Jeneponto, Ashari Buang, kepada terkini.id, mengatakan, rencana pembangunan rest area di Karamaka itu telah dipaparkan di acara ekspose Pemprov Sulsel.

“Kita telah mengikuti finalisasi ekspose laporan akhir DED Pembangunan rest area, 9 Oktober 2019 kemarin yang bertempat di Ruang Rapat Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Provinsi Sulsel,” jelas Ashari Buang, Kamis, 10 Oktober 2019

Menurutnya, pembangunam rest area Jeneponto akan dilaksanakan pada awal tahun 2020 yang menelan anggaran 28 M, bersumber dari APBD Pemprov Sulsel.

“Lahan yang berlokasi di Karamaka Kecamatan Bangkala itu telah dibebaskan dan saat ini dalam proses pengurusan sertifakatnya di BPN Jeneponto,” ungkap Ashari.

Di tempat terpisah, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, mengharapkan agar pihak konsultan senantiasa secara detail memperhitungkan kondisi lahan serta kondisi masyarakat.

“Konsultan harus memperhatikan kondisi lahan dan pemilik lahan, yang tak kala pentingnya adalah kondisi masyarakat sekitar proyek sehingga pembangunannya cepat terlaksana,” kata Iksan Iskandar.

Komentar

Rekomendasi

Minta Dana Indonesia Pintar, Orang Tua Siswa Segel Madrasah di Jeneponto

Anggota Bamus Salah Gunakan Surat Keterangan Sakit, FKMJ Bakal Lapor ke BK DPRD Jeneponto

Anak Almarhum Ambo Tang Tak Terima Orang Tuanya Disebut Meninggal karena Kelaparan

Ribuan Hektar Tanaman Jagung Terserang Hama, Begini Desakan Komisi II DPRD Jeneponto

Kisah Miris di Jeneponto, Jenazah Digotong dengan Kain Sejauh 10 Km

Sejumlah Ibu Rumah Tangga di Jeneponto Tertipu Investasi Bodong di Medsos

Irup Hari Kesadaran Nasional, Begini Pesan Kapolres Jeneponto

Begini Cara Pencegahan Pungli di Jeneponto

Pemkab Jeneponto Apresiasi Program Kodim 1425 Peduli Penghijauan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar