Masuk

Anggota DPR Berisial DK Diduga Lakukan Pencabulan di 3 Tempat

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia (Bareskrim Polri) atas dugaan tindak pidana pencabulan yang dilakukan di tiga tempat. Diantaranya Jakarta, Semarang dan Lamongan.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LI/35/VI/2022/Subdit V bertanggal 15 Juni 2022. Merujuk dari laporan tersebut, Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Nurul Azizah mengatakan, DK diduga melakukan tindak pidana perbuatan cabul sebagaimana diatur dalam Pasal 289 KUHP.

Melansir dari Kompas Tv, ombes Pol Nurul Azizah juga menjelaskan bahwa laporan atas DK sudah masuk ke tahap penyelidikan. 

Baca Juga: Foto Bareng Anies Baswedan, Wakil Walikota Medan Aulia Rachman Minta Maaf ke Gerindra

“Kasus DK, saat ini penyidik telah mengundang pelapor untuk klarifikasi,” ujar Nurul di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 14 Juli 2022.

Nurul pun juga menambahkan, panggilan terhadap pelapor DK dijadwalkan Kamis 14 Juli 2022, namun pelapor masih belum hadir untuk menjalani pemeriksaan.

“Jadi kasus DK hari ini jadwal panggilaan untuk klarifikasi terhadap pelapor tetapi untuk pelapor belum hadir,” jelas Nurul.

Baca Juga: Modus Beri Korban Uang Rp 10 Ribu, Guru Ngaji Cabuli 7 Anak

Berdasarkan berita yang dilansir dari Law Justice, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Habiburokhman pun jadi angkat suara atas kasus yang menyeret DK.

Habiburokhman mengatakan, MKD akan memproses laporan dugaan pelanggaran kode etik anggota DPR berinisial DK bila telah menerima aduan secara resmi nantinya.

“Jika benar diadukan ke MKD maka kami akan memperlakukan aduan tersebut sesuai Peraturan DPR Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pedoman Tata Beracara MKD,” kata Habib itu saat dihubungi.