Terkini.id, Makassar – DPRD Kota Makassar menerima sejumlah keluhan dari masyarakat. Salah satu yang banyak dikeluhkan yaitu proyek galian Instalasi Pengolaan Air Limbah (IPAL).
Dampak dari IPAL tersebut membuat sejumlah ruas jalan rusak sehingga rawan terjadi kecelakaan.
Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman saat mengisi siaran Podcast SmartFM bersama parlemen, Jumat 29 Juli 2022.
“Teman di sekitar jalan rajawali dua sudah beberapa kali memasukkan surat keluhan. Kasihan disitu ada pusat kuliner aroma luwu dalam beberapa bulan omset menurun drastis dan lainnya,” ujar Yeni, dikutip dari Sonora.id.
Yeni pun meminta pemerintah setempat segera menindaklanjuti keluhan tersebut. Masalah lainnya mengganggu aktivitas bisnis di sekitarnya.
- Komisi B DPRD Makassar Sidak Toko Minol dan THM, Pastikan Izin dan Pajak Tertib
- DPRD Makassar Desak Dinas Pendidikan Larang Acara Perpisahan Siswa di Luar Sekolah
- Anggota DPRD Makassar Irwan Hasan Dorong Warga Aktif Laporkan Kendala Layanan di Kecamatan Mariso
- DPRD Makassar Soroti Pentingnya Akta Kematian dalam Validitas Data Pemilih
- Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
“Sering terjadi kecelakaan, apalagi saat hujan. Pemkot jangan menutup mata itu karena proyek pusat seolah-olah pemkot tidak berdaya karena warga makassar yang terdampak,” tuturnya.
Selain masalah IPAL, DPRD Makassar juga menerima keluhan terkait pendataan penerima bantuan sosial (PKH). Ini dianggap perlu diperbarui agar tepat sasaran.
“Kenapa butuh pendataan karena perlu dibenahi. Ada yang sudah meninggal, bagus kehidupannya masih terdata tentu perlu diperbaiki,” ujar Yeni.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
