Masuk

Pelayanan Kesehatan di Kota Makassar Belum Optimal

Komentar

Terkini.id, Makassar – Pelayanan kesehatan di Kota Makassar belum optimal. Pasalnya, masih ada Puskesmas yang menumpang, ada pula yang belum dirampungkan pengerjaan gedungnya, seperti RS Batua dan RS Jumpandang Baru.

RS Batua dilaporkan tak masuk lagi pada pengandaran 2023 mendatang. Padahal, sejak beberapa tahun terakhir penganggarannya terus masuk kendati tak berjalan efektif.

Sementara RS Jumpandang Baru yang anggarannya dicanangkan Rp10 milliar juga batal direalisasikan tahun ini. Pembangunannya sudah kesekian kali diundur ke tahun depan, dengan anggaran yang sama.

Baca Juga: Taufiq Natsir Tersangka Pungli Anggaran Media DPRD Makassar, Kuasa Hukum: Dia Bukan Pelaku Utama

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin menerangkan kondisi ini cukup sulit.

Pihaknya memastikan pembangunan salah satu RS ini bisa dikebut di tahun mendatang agar pelayanan bisa prima. Kendati pelayanan lainnya masih harus menumpang.

“Mudah-mudahan di awal tahun saya jalankan,” ujar Nursaidah.

Baca Juga: Kerajaan Inggris Jadi Pendonor Transportasi Ramah Lingkungan di Kota Makassar

Dia mengatakan penganggaran Rp10 milliar itu memang hanya sekadar penganggaran sementara, itu untuk operasional dua lantai gedung.

Namun jika memungkinkan untuk secepatnya rampung, akan kembali dipersiapkan penganggarannya di Pembahasan Anggaran Perubahan 2023.

“Itu kalau penyerapannya (anggaran pembangunan RS Jumpandang Baru) cepat,” sambungnya.

Dia mengakui ada masalah pada dokumen administrasi, di mana kondisi ini membuat pembangunan molor hingga mendekati akhir tahun.