Terkini.id, Pangkep – Anggota DPRD Kabupaten Pangkep Fraksi Partai Golkar, Budiamin merisaukan terjadinya kembali kejadian warga Kepulauan Pangkajene yang meninggal dunia di kapal perintis saat menuju daratan.
Menurut Budiamin, kejadian tersebut dialami baru-baru ini oleh Rusdi, warga Pulau Sapuka Liukang Tangaya yang meninggal dunia di kapal perintis dalam perjalanan menuju daratan untuk mendapatkan perawatan rumah sakit.
Budiamin lagi-lagi menekankan perlunya kesiapsiagaan personil para petugas dan kesiapan serta ketersediaan fasilitas sarana dan prasarana sesuai situasi dan kondisi kepulauan terluar Kabupaten Pangkep.
Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Islam Cabag Pangkep pada Rabu 11 Januari 2023, sangat menyayangkan kejadian yang menimpa Rusdi (36), warga Pulau Sapuka yang meninggal dunia dalam perjalanan evakuasi untuk berobat ke RS Dodi Sardjoto di Kota Makassar menggunakan kapal perintis.
HMI Cabang Pangkep sangat menyesalkan tindakan tidak manusiawi yang dilakukan manajemen kapal perintis. Menurut informasi jenazah langsung diturunkan di Pulau Balo-baloang dan dibawa kembali ke Pulau Sapuka.
- Wakil Ketua DPRD Pangkep Desak Pemkab Lebih Inovatif Kelola Potensi Pariwisata yang Melimpah
- DPRD Pangkep Dorong Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Bontoa yang Berlumpur
- Ketua DPRD Pangkep: Sekolah Rusak di Kepulauan Harus Prioritas
- DPRD Pangkep Ingatkan Pemkab Tetap Prioritaskan Infrastruktur Jalan Meski Efisiensi Diterapkan
- DPRD Pangkep Sambut Baik Rencana Pembangunan Balai Diklat Basarnas Skala Regional
Menurut informasi dari Kepala Puskesmas Liukang Tangayya, Surianti Sattuang,SP yang membenarkan kejadian bahwa korban meninggal dalam perjalanan ke Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.
“Namun keterbatasan stok oksigen dikarenakan kurangnya persediaan akibat dari kondisi cuaca ekstrem,” ujar Surianti, dikutip dari Shootlinenews.com, Jumat 13 Januari 2023.
Surianti mengatakan pasien tersebut (Rusli) menderita penyakit TB (muntah dara), penyakit gula yang dirawat di Puskesmas selama 2 hari, namun keluarga minta pulang.
Menurutnya sudah ada pernyataan dari keluarga menolak untuk diinfus dan menunggu di rumah, sambil menunggu kapal perintis untuk membawanya ke Pangkep.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
