Terkini, Pangkep – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkep sedang merampungkan pembahasan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Ketua Komisi II DPRD Pangkep, H. Lutfi Hanafi, mengungkapkan poin-poin yang dibahas dalam APBD 2026 tersebut lebih menitikberatkan pada peningkatan pelayanan publik.
“Ada 12 poin utama arah penyusunan APBD 2026, seperti akses dan pemerataan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi lokal. Kita juga mendorong penguatan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif,” ungkap Lutfi Hanafi usai pembahasan PPAS pada Senin 22 September 2025 lalu.
Adapun tambahan dana transfer pusat, menurut Lutfi, bakal difokuskan untuk memperluas layanan publik, termasuk menyelesaikan kewajiban Pemda pada program BPJS.
“Sehingga dengan begitu, masyarakat tetap bisa menikmati layanan kesehatan gratis,” ucap dia lagi.
- Sensasi Bersantap di Ketinggian, Dome Baru Hyatt Place Makassar Tawarkan Pengalaman Premium
- Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP
- Sinergi TNI dan Masyarakat Percepat Akses Vital Penghubung Desa di Jeneponto
- Bank Indonesia Gelar Kembali South Sulawesi Investment Challenge di 2026, untuk Penguatan Investasi Berkelanjutan
- Kalla Beton Suplai Precast U-Ditch untuk Paket Pembangunan Embung di IKN
Bukan cuma kesehatan, isu kebersihan juga jadi perhatian. “Tumpukan sampah yang kerap dikeluhkan warga akan ditangani dengan penambahan anggaran Dinas Lingkungan Hidup. Tahun depan insya Allah kita tingkatkan menjadi Rp15 miliar. Armada pengangkutan sampah juga akan ditambah,” katanya.
Dengan kebijakan tersebut, DPRD Pangkep bersama pemerintah daerah menargetkan kualitas layanan publik semakin meningkat. Masyarakat diharapkan bisa merasakan dampak langsung, terutama di bidang kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
