Anggota DPRD Sulsel Kunjungi Pasar Kuda di Jeneponto

Anggota DPRD Sulsel Kunjungi Pasar Kuda di Jeneponto

FD
Syarief
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mengunjungi Pasar Kuda di Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sabtu, 31 Agustus 2019.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulsel, Umbar Ismail bersama tujuh anggota komisi lainnya.

Komisi B DPRD Provinsi Sulsel mengunjungi Pasar Kuda yang terletak di Kelurahan Tolo Kecamatan Kelara untuk melihat langsung seperti apa pasar kuda yang satu-satunya di Provinsi Sulsel.

“Pasar Kuda Tolo di Kelurahan Tolo ini adalah pasar yang terbilang unik, pasar kuda ini satu-satunya di Sulawesi Selatan, sehingga kita datang untuk melihat langsung seperti situasi pasar kuda ini,dan bagaimana potensialnya,” jelas Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulsel, Umbar Ismail.

Legislator partai Hanura itu mengaku pasar kuda yang ada di Kecamatan Kelara Jeneponto terlalu sempit.

Baca Juga

“Setelah kita melihat kondisi pasar kuda itu, ternyata ribuan kuda yang dijual, cuma lokasi pasarnya sempit, sehingga hampir kuda yang dijual tidak bisa bergerak,” ungkapnya.

Selain itu, Imbar menyampaikan, kuda yang dijual di Pasar Kuda Tolo itu rata-rata dari luar Provinsi Sulawesi Selatan.

“Dari pengakuan pedagang, kuda-kuda yang dijual itu rata-rata dari NTT dan NTB, dari Bima, Marauke dan Sumba,” katanya.

Dari hasil kunjungannya itu, Imbar dan rekan Komisi B DPRD Provinsi Sulsel lainnya akan berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Sulsel untuk merehabilitasi pasar kuda dan pengadaan bibit kuda.

“Insya Allah kita usahakan untuk rehab pasar itu dalam hal untuk memperluas area pasar kuda dan yang prioritas adalah pengadaan ternak kuda, supaya penyediaan kuda tidak lagi dari luar Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Jeneponto, Ahmad mengaku, pedagang mengambil kuda dari luar daerah karena stok kuda di Jeneponto tidak mencukupi kebutuhan.

“Stok kuda lokal Jeneponto kurang, sedangkan kebutuhan dalam satu bulan itu kurang lebih 1.000 ekor, apalagi musim pesta,” kata Ahmad.

Kadis Pertanian Jeneponto berharap, anggota DPRD Provinsi Sulsel dapat memperhatikan pasar kuda di Tolo.

“Kita berharap kedatangan anggota DPRD Provinsi SulSel ini membawa berkah,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.